Awal mula keinginan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Riati dan Dwi Hartono tersebut mengikuti ajang Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2023, karena dirinya memiliki ketertarikan terhadap perkembangan bahasa. Selain itu, ia ingin mengembangkan lebih luas lagi komunitas yang ia cetuskan sejak Desember 2022, yakni Komunitas Pecinta Bahasa Indonesia dan Sastra (Kita Bisa).
”Komunitas ini lahir karena keprihatinan saya terhadap minimnya edukasi bahasa di wilayah sekitar tempat tinggal saya khususnya di Kecamatan Wonosalam,” kata gadis yang dinobatkan sebagai Yuk Fotogenik dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Kabupaten Jombang 2021 ini.
Komunitas Kita Bisa ada dan bergerak bersama guna mengkampanyekan pentingnya mengamalkan Trigatra Bangun Bahasa yang digaungkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, yakni mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah serta menguasai bahasa asing.
Untuk mewujudkan hal tersebut, komunitas Kita Bisa melakukan edukasi di beberapa sekolah dasar yang ada di Kecamatan Wonosalam, juga berkolaborasi bersama budayawan dan UMKM lokal. Salah satu hasil kerja sama yang telah berjalan adalah produk inovasi berupa 'Susu Sapi Edukasi' hasil kolaborasi dengan UMKM penghasil susu sapi yang ada di Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam.
Melalui produk ini, konsumen dapat menikmati susu sapi murni sembari belajar Bahasa Indonesia serta permainan mengenai Bahasa Jombangan melalui label yang tercantum di produk.
Ia berharao, adanya produk inovasi ini, mampu meningkatkan minat serta kesadaran masyarakat untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, ia juga berharap mampu mengenalkan dan melestarikan Bahasa Jombangan kepada khalayak luas, khususnya generasi muda. "Karena generasi muda merupakan kunci kemajuan bangsa. Dan Bahasa Indonesia adalah jati diri dan identitas bangsa yang harus kita jaga,” pungkasnya. (dwi/naz/riz)
Editor : Achmad RW