Radarjombang.id – Tiga hari jelang penutupan masa pendaftaran, belum ada satupun aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar seleksi terbuka (selter) pengisian tiga jabatan eselon II-b.
Meski begitu, sedikitnya 17 pegawai di lingkup Pemkab Jombang sudah mengurus berkas persyaratan pendaftaran.
”Sampai hari ini belum ada yang mendaftar selter,” terang Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, Senin (13/10).
Meski secara resmi belum ada pendaftar, Anwar tetap optimistis dalam beberapa hari ke depan agar segera ada pendaftar.
Sebab, banyak pegawai yang sejak beberapa waktu lalu mengurus berkas-berkas persyaratan pendaftaran selter Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). ”Yang sudah ngurusi berkas itu sekitar 17 orang,” tandasnya.
Anwar menjelaskan, kondisi ini bukan hal yang baru dalam proses selter. Banyak ASN memilih menunggu hingga mendekati penutupan pendaftaran untuk benar-benar mengajukan berkas resmi.
”Rata-rata mereka saling mengamati peluang. Biasanya mereka menunggu, melihat siapa saja yang akan ikut, peluangnya seperti apa. Jadi, nanti paling ramai itu jelang hari terakhir sebelum ditutup,” tambahnya.
Sesuai jadwal, masa pendaftaran selter JPTP di lingkup Pemkab akan ditutup pada 16 Oktober pukul 23.59 WIB. Sesuai ketentuan, satu jabatan minimal harus dilamar oleh empat peserta.
Jika jumlah pelamar belum memenuhi, masa pendaftaran dapat diperpanjang selama satu minggu.
Namun, jika kuota terpenuhi lebih cepat, pendaftaran akan langsung ditutup. ”Satu jabatan minimal empat pelamar,” jelas dia.
Dari belasan ASN yang tengah menyiapkan berkas, seluruhnya berasal dari lingkup Pemkab Jombang. Mereka mayoritas merupakan pejabat eselon III, baik III-a maupun III-b, serta fungsional madya yang memenuhi syarat.
Baca Juga: Pemkab Jombang Tak Kunjung Gulirkan Mutasi Gelombang Kedua, BKPSDM: Masih Proses
”Kalau dari luar daerah belum bisa diketahui, karena belum ada yang resmi mendaftar,” terang Anwar.
Ia menegaskan, pihak BKPSDM tidak bisa memaksa ASN untuk segera mendaftar. ”Mungkin mereka menunggu perkembangan. Kami hanya memfasilitasi dan memastikan prosesnya berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Pemkab Jombang resmi membuka seleksi terbuka (selter) pengisian jabatan eselon II-b. Dari enam kursi jabatan eselon II-b di lingkup Pemkab Jombang yang saat ini kosong, hanya tiga jabatan yang dibuka selter.
Antara lain, jabatan kepala Dinas Perhubungan Jombang, kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.
”Total ada enam jabatan (eselon II-b, Red) yang kosong. Namun untuk sementara hanya tiga yang dibuka melalui seleksi terbuka,” ujar Agus Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Kamis (2/10). (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto