Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Proyek Drainase dan Trotoar Jl Gus Dur Jombang Molor Terus, Pengamat Publik Bilang Begini

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 7 November 2023 | 14:31 WIB

 

Aan Anshori, Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK)
Aan Anshori, Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK)

JOMBANG – Molornya Proyek trotoar dan drainase Jl Gus Dur Jombang direspons pemerhati publik.

Aan Anshori, Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK) menyebut molornya proyek strategis di Jl Gus Dur itu sebagai darurat proyek fisik.

Menurut Aan, Pemkab Jombang harusnya tak diam membiarkan molornya pekerjaan proyek Drainase dan trotoar di Jl Gus Dur Jombang itu, tanpa tindakan tegas.

”Pemkab sebagai kuasa pembangunan tidak boleh membiarkan hal itu terjadi,” ujar Aan Anshori Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK), kemarin.

Menurutnya, upaya serius perlu dilakukan untuk memastikan proyek tersebut bisa selesai tepat waktu.

”Termasuk bisa memperhitungkan kemungkinan upaya hukum adanya dugaan korupsi dalam pengerjaan proyek,” katanya.

Ia mengungkapkan, Jombang harusnya tidak mudah dipermainkan oleh kontraktor proyek.

”Karena saat ini dipimpin pejabat yang tidak main-main,” lanjut Aan.

Selain mencitrakan tegas, siap mengabdi untuk kepentingan membangun tanah kelahiran.

“Juga berlatar belakang intelejen yang memiliki segudang pengetahuan dan ketrampilan agar daerah tidak dipermainkan,” tegasnya.

Apabila masih ditemukan proyek molor, terutama proyek strategis untuk perwajahan kota, maka sudah seharusnya hal ini bisa diselesaikan dengan tegas.

Baca Juga: Progres Pengerjaan Proyek Trotoar Jl Gus Dur Jombang Capai 29 Persen

“Kabupaten ini sedang darurat penyelesaian proyek fisik. Jika Pj bupati tidak dapat memobilisasi bawahannya, bekerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan untuk mengantisipasi keterlambatan penyelesaian proyek, lalu untuk apa mereka ada,” sebutnya.

Dirinya meyakini kepemimpinan saat ini sudah tahu apa yang harusnya dilakukan terhadap kontraktor.

“Namun, sejujurnya aku tidak yakin mereka berani bertindak menghadapi para kontraktor,” pungkas Aan.

Seperti diberitakan sebelumnya,  DInas Perkim Jombang tak memberikan sanksi dan memilih memberikan kesempatan kepada PT Renis Rimba Raya meski pekerjaannya di proyek trotoar dan drainase Jl Gus Dur Molor.

Bahkan Perkim Jombang juga memberi kesempatan pada kontraktor meski tidak mampu menuntaskan target progres yang diberikan pada show cause meeting (SCM) pertama.

 Hingga pekan kemarin, progres pengerjaan baru mencapai 37 persen. Padahal, target di SCM pertama 55 persen. (yan/bin/riz)

Editor : Achmad RW
#Drainase #Proyek #Jombang #darurat #Jl Gus Dur #trotoar