Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sopir Bus PHD Trans yang Kecelakaan di Tol Jombang Mojokerto Dites Urin, Ternyata Ini Penyebab Kecelakaannya

Achmad RW • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 01:37 WIB
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto

RadarJombang.id – Bus Pariwisata PHD Trans mengalami kecelakaan di KM 688.400 B Tol Jombang Mojokerto Jumat (16/8) pagi.

Polisi, telah mengamankan dua dari tiga orang yang selamat dalam bus pariwisata yang kecelakaan di Tol Jombang Mojokerto itu.

Khususnya, kepada sopir bus Pariwisata PHD Trans yang juga dilakukan pemeriksaan urin.

Hal itu, diungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto.

Pihaknya menyebut, telah mengamankan sopir dan seorang sopir cadangan yang selamat dalam kecelakaan itu.

"Sopir masih kita lakukan pemeriksaan insentif, Hasil tes urine dinyatakan nihil," jelasnya.

Dengan hasil itu, Anang menduga kecelakaan itu diakuibatkan kelalaian manusia.

Ya, sopir bus PHD Trans bernama Rizki Alfan Khoiri, 33, yang merupakan warga Girimulyo, Malang diduga menggantuk hingga microsleep.

“Dugaannya kemungkinan karena kelelahan, mengantuk ataupun microsleep, namun pendalaman lebih lanjut masih dilakukan lagi,” imbuhnya.

hingga sore, bangkai bus Pariwisata PHD Trans itu belum bisa dievakuasi dari lokasi kejadian.

 “Untuk proses evakuasi bus, sampai saat ini masih terus diupayakan,” tambahnya.

Baca Juga: Sopir Bus Maut Rombangan Study Tour Asal Malang di Tol Jombang Mojokerto Didakwa Lalai dalam Berkendara

Anang menjelaskan, proses evakuasi memang sudah dilakukan sejak Jumat pagi.

Namun, parahnya kerusakan pada bus membuat proses evakuasi ini mengalami kendala.

“Bagian roda terlepas, sekarang masih proses evakuasi mengingat as kendaraan juga ada yang patah,” ungkapnya.

Sementara kenek bus Asep Gunawan, 24, warga Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang menjadi korban tewas  dalam kecelakaan itu, telah dipulangkan.

"Korban (meninggal dunia,Red) sudah dibawa oleh pihak keluarga," ungkap Anang.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi di tol Jomo yang melibatkan bus Pariwisata PHD Trans nopol AG 7055 UW.

Bus pariwisata ini, melaju dari arah Malang menuju ke Nganjuk, saat dilokasi kejadian tepatnya di Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, sopir bus kehilangan kendali hingga terguling.

Dalam kejadian itu, sopir bus dan satu sopir pengganti mengalami luka-luka.

Sementara kernetnya tewas setelah terlempar dari kendaraan. (riz)

Editor : Achmad RW
#phd #Bus Pariwisata #penyebab #sopir #tes urin #tol jombang mojokerto #Trans #Kecelakaan