Radarjombang.id – Sebanyak 94 Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jombang dipastikan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun ini. Hanya empat madrasah yang tidak ikut karena kendala teknis dan program khusus yang dijalankan.
’’92 persen yang ikut dari seluruh madrasah dan siswa yang ada,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Nur Khojin, kemarin.
Empat madrasah tersebut tidak mengikuti TKA dengan alasan bervariasi. Ada yang sedang melanjutkan program tahfiz Alquran. Ada yang madrasahnya belum memiliki kelas akhir. Serta ada juga yang terkendala kelengkapan data siswa.
Jumlah siswa madrasah aliyah yang mendaftar TKA mencapai 7.541 siswa atau sekitar 92,11 persen dari total siswa. Data tersebut telah diverifikasi dan divalidasi (verval) pada tanggal 7 Oktober 2025 melalui proses sinergi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang.
Dalam proses persiapan, ia meminta sarana pendukung tersedia dengan baik. ’’Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan ruang ujian dengan pencahayaan memadai. Daya listrik yang stabil. Jaringan internet lancar. Serta perangkat komputer atau laptop yang memadai,’’ jelasnya.
Jika madrasah tidak memiliki perangkat yang memadai, baik kualitas maupun kuantitas, ia meminta kendala itu diantisipasi dengan sistem pinjam atau sewa perangkat dari luar.
’’Tidak ada yang pakai HP karena operator dan proktor madrasah lebih memilih menggunakan PC atau laptop agar pelaksanaan TKA berjalan lancar,’’ bebernya.
Sementara di jenjang SMA dan SMK, jumlah partisipasi yang ikut diatas 90 persen. Untuk jenjang SMK diikuti 9.112 siswa, dan SMA 6.109 siswa. Sedangkan SMA LB 19 siswa.
Beberapa sekolah juga tidak mengikuti. Ada yang karena siswanya langsung bekerja bagi SMK. Serta ada yang pengajuan penutupan di jenjang SMA. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto