RadarJombang.id – Sebanyak 23.985 siswa masuk database PPDB 2024 tingkat SMP di Jombang.
Jumlah itu bakal terus bertambah, mengingat masih banyak warga Jombang yang sekolah SD di luar kota.
’’Itu bukan jumlah pendaftar. Tapi jumlah yang bisa mendaftar,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, kemarin.
Data tersebut didapatkan dari pusat data dan informasi (pusdatin) yang bersumber dari Emis dan Dapodik.
Jumlah itu belum termasuk warga Jombang yang kemungkinan akan melanjutkan sekolah ke Jombang.
Dari 23.985 siswa yang masuk database, 11 di antaranya ber-KK Jombang namun sekolah di luar Jombang.
Juga ada 14 siswa luar Kabupaten Jombang yang berasal dari sekolah berbatasan dengan Kabupaten Jombang.
’’Data itu masih terus bertambah, masih belum apa-apa,’’ ungkapnya.
Menurut Senen, meski sekolah di luar Jombang, selama KK-nya Jombang, mereka memiliki kesempatan yang sama dengan siswa Jombang yang lain.
Jumlah itu bukan keseluruhan siswa yang bakal mendaftar di SMPN tahun ini.
Hingga kini, pendaftaran periode pendataan masih belum banyak dilakukan siswa.
Dinas P dan K baru membuka bimbingan teknis (bimtek) aplikasi PPDB pada Rabu (15/5) sampai Kamis (16/5).
’’Belum terverifikasi berapa yang mendaftar, karena baru dibuka. Mungkin siswa juga baru mengunggah beberapa dokumen, belum seluruhnya. Apalagi bimtek baru selesai,’’ urainya.
Pihaknya juga membuka posko PPDB di gedung C dinas P dan K.
Posko bakal menampung terkait permasalahan PPDB di satuan pendidikan, termasuk kesulitan-kesulitan yang dihadapi.
’’Call center secara online juga ada. Kalau ada yang kesulitan bisa langsung menghubungi,’’ tandasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW