’’Banyak kepala SD yang purna tugas, sementara stok calon kepala SD sudah habis,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.
SD yang kepalanya kosong tersebar di 21 kecamatan. Menurut Senen, banyak kepala SD yang usianya mendekati masa purna. Tak menutup kemungkinan, angka tersebut masih akan bertambah.
Senen tak bisa memastikan, kapan 22 SD tersebut mendapat pengisian kepala sekolah. Sebab stok calon kepala sekolah SD sudah habis. Sementara guru penggerak yang bisa dipakai untuk menjadi kepala sekolah, sertifikatnya belum turun. ’’Sertifikat guru penggerak belum turun, itu wewenangnya kementerian,’’ ucapnya.
Berbeda dengan SD, untuk kepala SMP semuanya sudah terisi. Dua kepala sekolah yang memasuki masa periodisasi, SMPN 2 Diwek dan SMPN 1 Gudo, langsung terisi tanpa ada plt. Sebab stok calon kepala SMP masih cukup banyak. Saat ini masih tersisa 13 calon kepala sekolah.
’’Kepala sekolah yang sudah menjabat empat periode, atau 16 tahun dikembalikan jadi guru biasa. Namun biasanya promosi menjadi pengawas,’’ jelasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW