Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Internalisasi Nilai-Nilai Panca Cinta KBC dalam Program MBG di MTsN 9 Jombang

Rojiful Mamduh • Senin, 18 Mei 2026 | 07:22 WIB
Nur Alawi Hudayana SPd MPd – Waka Kurikulum MTsN 9 Jombang
Nur Alawi Hudayana SPd MPd – Waka Kurikulum MTsN 9 Jombang

 

Sering kali kita tidak menyadari kadang terjebak dalam sebuah rutinitas. Keadaan ini membuat hilangnya makna yang mendalam dari setiap hal yang kita lalui.

Padahal, setiap hari pengalaman baru—bukan sekadar pengulangan. Betapa ruginya bila kita tidak berbuat maksimal terhadap apa yang kita lakukan hari ini.

Sebagai ilustrasi, secangkir teh hangat yang kita minum di awal pagi yang sejuk akan terasa nikmat dan sangat bermakna bila kita menyadari bagaimana teh hangat itu bisa hadir di hadapan kita. Renungkanlah: Allah menghadirkan cinta-Nya kepada makhluk dengan menghidupkan tanaman teh dari biji kecambah hingga bertumbuh dewasa di tangan para petani.

Ketika tiba waktunya, daun teh dipetik dan diolah menjadi teh siap seduh.

 Tangan-tangan para pedagang mendistribusikannya kepada konsumen di tengah hiruk-pikuk pasar. Akhirnya, dengan rezeki yang Allah berikan, kita dapat membelinya dan menikmatinya dalam seduhan air panas yang menjadi takdir-Nya.

Betapa panjang dan indah proses ini bila kita merenungkannya. Betapa Allah Sang Maha Cinta begitu menyayangi hamba-Nya melalui setiap rangkaian perjalanan tersebut.

Di MTsN 9 Jombang, KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) hadir sebagai ruh yang menjiwa seluruh proses pendidikan di madrasah.

 KBC merupakan pendekatan yang meletakkan cinta sebagai fondasi utama — cinta yang meresap dalam setiap aktivitas belajar, dalam setiap interaksi, dan dalam setiap sudut kehidupan warga madrasah.

 Dalam KBC, terdapat lima nilai inti yang disebut Panca Cinta: 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya. 2. Cinta Ilmu. 3. Cinta Lingkungan. 4. Cinta Diri dan Sesama. 5. Cinta Tanah Air.

Kelima nilai inilah yang senantiasa kami upayakan untuk hadir dan hidup dalam berbagai kegiatan di madrasah, salah satunya melalui program MBG (Makan Bergizi Gratis).

Program MBG dari pemerintah di MTsN 9 Jombang kami rancang sebagai ruang untuk menghadirkan makna yang lebih dalam — makna tentang syukur, tentang kebersamaan, dan tentang kesadaran bahwa di balik setiap suapan terdapat cinta Allah yang tak terhingga kepada hamba-Nya. Nikmat-Nya begitu besar dan berlapis: Dia karuniakan kesehatan sehingga kita dapat menikmati makanan.

 Dia gerakkan tangan pemimpin negara untuk menghadirkan program ini secara gratis.

Dan Dia jadikan setiap makanan itu bermakna — menghasilkan energi yang mengalir kembali menjadi semangat belajar bagi para siswa dan semangat mengajar bagi para ustad/ustadah. Sungguh, dalam sepiring nasi pun tersimpan kasih sayang-Nya yang tak pernah putus.

Pelaksanaan MBG ini dirancang oleh madrasah dengan penuh perhatian dan kesadaran. Menjelang waktu istirahat siang, guru-guru mendampingi dan mengawasi proses makan bersama.

Para siswa dibimbing untuk senantiasa berdoa sebelum dan sesudah makan sebagai wujud syukur kepada Allah atas rezeki yang telah dianugerahkan. Anak-anak pun diarahkan untuk duduk dengan rapi, tertib, dan disiplin. Serta memahami dan menerapkan etika makan yang baik sebagaimana akhlak seorang pelajar madrasah.

Selain itu, para siswa juga ditanamkan kesadaran untuk tidak membuang makanan. Karena makanan hakikatnya memiliki nilai dan perjalanan panjang sebelum sampai ke tangan mereka. Menghargai makanan bentuk penghormatan terhadap cinta Allah yang tersimpan di balik setiap butir nasi dan setiap suapan.

Dengan pendekatan ini, program MBG di MTsN 9 Jombang diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi siswa. Tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Panca Cinta KBC secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Inilah tujuan kami: Mewujudkan MBG yang keren, bermakna, dan penuh cinta.

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#nilai panca cinta #opini #Jombang