RadarJombang.id – Pemkab Jombang tahun ini menganggarkan kebutuhan alat kesehatan (alkes) RSUD Ploso.
Sumber anggarannya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 2 miliar.
Direncanakan, alkes itu untuk sarana pemenuhan gedung lantai tiga yang tahun ini dibangun.
”Jadi DBHCHT untuk RSUD Ploso tahun ini selain untuk pembangunan gedung, juga alkes,” kata Sekdakab Jombang Agus Purnomo.
DBHCHT untuk rumah sakit plat merah itu, karena selain untuk memenuhi layanan kesehatan juga menunjang pelayanan masyarakat.
RSUD Ploso, Jombang juga berada di utara Sungai Brantas.
Selama ini utara Brantas dikenal sebagai sentra tembakau di Jombang.
”Alkes ini untuk pemenuhan segala peralatan dan perlengkapan ruang operasi emergency lantai tiga. Misalnya, meja dan lampu operasi dan lainnya,” imbuh dia.
Makin representatifnya layanan kesehatan di rumah sakit itu, diharapkan berdampak signifikan.
”Semoga pelayanan kepada masyarakat lebih cepat dan meningkat. Sehingga banyak masyarakat yang terlayani dan tertolong,” tutur Agus.
Kondisi itu didukung, selama ini rumah sakit plat merah juga belum memiliki ruang operasi emergency.
Baca Juga: Pemkab Jombang Bangun 7 JUT Pakai DBHCHT 2024, Ini Lokasi dan Anggarannya
”Semoga dengan terbangunnya gedung IGD lantai dua dan tiga beserta alkesnya pelayanan di sana semakin baik,” kata Agus. (fid/riz)
Editor : Achmad RW