Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.053, Ini Bukti Umat Muhammad Adalah Umat Istimewa

Rojiful Mamduh • Kamis, 5 Oktober 2023 | 14:49 WIB

 

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

JOMBANG - Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (4/10), Pengasuh PP Falahul Muhibbin, Watugaluh, Diwek, KH Nurhadi (Mbah Bolong), menjelaskan keutamaan umat Nabi Muhammad SAW.

’’Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita ini betul-betul diistimewakan. Karena Nabi kita sangat dicintai oleh Allah SWT,’’ tuturnya.

Apapun hajat kita, jika diawali menyebut nama Nabi, akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Setiap muslim, di sebelah kanannya terdapat malaikat yang mencatat perbuatan baik.

Di kirinya ada malaikat yang mencatat perbuatan buruk.

Malaikat yang ditugaskan mencatat kebaikan, langsung mencatat perbuatan baik yang dikerjakan seorang muslim.

Namun malaikat yang bertugas mencatat keburukan, tidak langsung mencatat ketika seorang muslim berbuat buruk. ’’Ditunggu dulu enam jam,’’ ucapnya.

Jika sebelum enam jam tobat, maka dosanya tidak dicatat. Tapi jika lewat enam jam belum tobat, maka dosanya dicatat.

Ini adalah kemurahan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Selama enam jam inilah kesempatan bagi hamba yang berdosa untuk bertobat dan kembali kepada Allah SWT. 

Memohon ampun kepada Allah, berwudu, salat dan bersedekah.

 ’’Makanya kita harus bersyukur di Polres Jombang ini ada pengajian setiap usai salat Duhur. Mudah-mudahan pengajian ini terus ada sampai hari kiamat,’’ harap Mbah Bolong.

Dengan wudu dan salat Duhur, otomatis dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya rontok.

Ditambah ngaji, hikmahnya sangat besar. Membuat kita dicintai Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam

Sebab yang paling dicintai Nabi adalah ngaji, belajar ilmu dan menyebarkan ilmu.

Dengan ngaji, kita bisa tahu sunah-sunah Nabi yang harus kita amalkan. Serta akhlak Nabi yang harus kita teladani.

Ngaji membuat hati kita terang dan padang. Bisa menangkap cahaya ilahi.

Sehingga bisa istiqamah ibadah dan menjauhi maksiat. Ngaji bisa menghidupkan hati. Ibarat air yang menghidupkan bumi mati.

Mbah Bolong menjelaskan, semua kebaikan dibandingkan jihad itu lebih utama jihad.

Jika jihad diibaratkan lautan, maka semua kebaikan itu ibaratnya hanya setetes air.

Namun, semua kebaikan dan jihad itu masih kalah dengan ngaji.

’’Jika ngaji diibaratkan lautan, maka semua kebaikan ditambah jihad itu laksana setetes air,’’ paparnya.

Nabi Muhammad SAW sangat peduli dengan umatnya.

Rasulullah bersabda; Aku telah meminta kepada Tuhanku tiga perkara, dikabulkan dua dan ditolak satu.

Aku memohon kepada-Nya agar tidak membinasakan umatku dengan kekeringan, Tuhanku mengabulkannya. Aku meminta-Nya untuk tidak menghancurkan umatku dengan bencana tenggelam, Tuhanku mengabulkannya.

Lalu aku memohon kepada Tuhanku untuk tidak terjadi derita karena permusuhan di antara umatku, maka Tuhanku menolaknya.

’’Kita ini akan rusak karena perselisihan, pertengkaran dan permusuhan. Maka hindari semua hal yang mengarah ke sana. Perbanyak silaturahmi dan pengajian seperti ini,’’ urai Mbah Bolong. (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#umat #Binrohtal #muhammad #Mbah Bolong