RadarJombang.id - One Piece chapter 1166 menjadi salah satu bab paling menentukan dalam rangkaian flashback God Valley.
Oda akhirnya menampilkan momen-momen terakhir Rocks D Xebec sekaligus menutup pertempuran bersejarah yang selama ini hanya menjadi rumor dalam dunia One Piece.
Bab ini langsung mengarahkan fokus pada kondisi Rocks yang sudah di ambang kematian dan bagaimana insiden tersebut mengubah arah sejarah.
Dengan total 19 halaman termasuk color spread, chapter ini disusun dengan ritme cerita yang cepat dan tanpa banyak pengalihan.
Dari serangan terakhir Garling, hilangnya God Valley, hingga reaksi dunia atas bubarnya Bajak Laut Rocks.
Semuanya menegaskan jika tragedi inilah titik awal lahirnya era yang mendominasi dunia saat ini.
Beberapa karakter besar juga muncul dalam montase penutup insiden, seperti Newgate, Kaidou, Linlin, dan Shakky.
Di sisi lain, Oda kembali menampilkan adegan Roger menemukan bayi Shanks di peti harta karun—momen penting yang kini disatukan dengan konteks sejarah God Valley.
Penyebaran kabar runtuhnya kelompok Rocks menjadi bukti betapa besar pengaruh pertempuran itu terhadap keseimbangan kekuatan global.
Reaksi tokoh-tokoh penting lain juga diperlihatkan, termasuk Loki yang baru memahami bahwa Rocks bukan “Nika” seperti yang ia kira.
Oda juga menegaskan ambisi Rocks bukan sekadar kekacauan, tetapi keinginan ekstrem untuk mengubah dunia dengan kekuatan absolut.
Chapter ini memperlihatkan sisi ambisius sekaligus tragis sang legenda.
Alur kemudian berpindah kepada Dragon dan Garp. Percakapan singkat namun tegas antara keduanya memberi gambaran jelas mengenai alasan Dragon meninggalkan Angkatan Laut dan memulai jalannya sendiri.
Di sisi lain, cerita Harald memperoleh porsi besar yang menunjukkan bagaimana rasa bersalah terhadap Rocks membuatnya mengambil keputusan ekstrem demi menciptakan perdamaian.
Puncak emosional chapter terjadi ketika Harald mencabut tanduknya sendiri sebagai bentuk permintaan maaf raksasa Elbaph kepada Pemerintah Dunia.
Aksi itu menjadi simbol pengorbanan yang sangat kuat dan menegaskan tekad Harald untuk menghentikan konflik ribuan tahun.
Panel terakhir yang menampilkan mata Imu menutup chapter dengan ketegangan yang menandakan misteri selanjutnya.
Berikut full spoilers One Piece Chapter 1166
Judul Chapter 1.166: “Cerita Baru”
Chapter ini berjumlah 19 halaman (2 halaman berwarna dari color spread dan 17 halaman hitam-putih).
- Permintaan pembaca khusus untuk color spread: Yamato dan Otama memanggang ubi bersama rubah dan rakun setelah mengumpulkan daun-daun gugur.
Luffy, Zoro, Nami, Usopp, Sanji, dan Chopper sedang makan ubi panggang di sebuah hutan bersama Yamato, Otama, Shinobu (dan beberapa rubah serta rakun ninja).
- Chapter dimulai dengan Rocks tergeletak di tanah (Roger dan Garp sudah meninggalkan area pertempuran).
Meski setelah serangan Roger dan Garp, Rocks masih hidup dan sedang berbicara pada dirinya sendiri.
Rocks: “Ahh… tidak berhasil, huh? Roger… Garp… kaburlah… Kalian tidak boleh mati di sini…”
- Tiba-tiba Garling, Sommers, dan Maffey mendekati Rocks. Garling mengangkat pedangnya dan menusukkannya ke dada Rocks.
Rocks: “Oh, hampir lupa… Terima kasih kalian… sudah menghentikan amukanku…”
Itulah kata-kata terakhir Rocks.
- Lalu kita melihat karakter seperti Newgate, Linlin, Kaidou, atau Shakky dalam montase penutupan insiden God Valley.
Kita juga melihat bahwa Pulau God Valley tenggelam ke dasar laut (bukan karena sinar laser menghancurkan pulau atau apa pun seperti itu, hanya adegan pulau tenggelam).
- Roger kembali ke Oro Jackson. Setelah merawat lukanya, ia mendengar suara aneh dari sebuah peti harta karun.
Ketika dibuka, mereka menemukan bayi Shanks tersenyum (halaman ini sama persis seperti yang di Film RED – Special Volume).
- Berita pembubaran Bajak Laut Rocks menyebar ke seluruh dunia.
- Harald menghentikan seorang raksasa yang merampok kota manusia, ia memukul raksasa itu berkali-kali dengan penuh amarah.
Harald merasa bersalah karena usahanya menciptakan perdamaian membuatnya gagal membantu Rocks, jadi ia tidak akan memaafkan raksasa mana pun yang menghalangi tujuannya.
- Kita melihat reaksi Loki juga. Loki ingin bergabung dengan Bajak Laut Rocks karena ia mengira Rocks adalah dewa “Nika”.
Namun Rocks mengatakan bahwa dirinya bukanlah dewa yang ingin menghancurkan dunia. Ia adalah bajak laut yang ingin menaklukkan dunia untuk mengubahnya.
- Berpindah ke “Pusat Penahanan Bawah Tanah” di Markas Besar Marinir. Dragon dikurung di sebuah sel dan Garp datang menjenguknya.
Setelah percakapan singkat, Garp melemparkan kunci sel kepada putranya.
Dragon: “Ayah… Aku akan keluar dari Angkatan Laut.”
Garp: “Yeah…”
Dragon: “Aku membencimu!!!”
Garp: “Yeah…”
- Beberapa waktu kemudian kita melihat Harald bersiap berlayar di pantai Elbaph. Ia berpamitan kepada keluarga dan teman-temannya.
Harald: “Aku telah memutuskan. Master Jarl… Mulai sekarang aku akan mendedikasikan segalanya untuk perdamaian. Hajrudin… Loki… Kalian berdua adalah putraku dan aku mencintai kalian. Aku ingin kalian bekerja sama.”
- Harald semakin bertekad untuk membawa Elbaph bergabung dengan komunitas dunia.
Namun karena ia menyerang raksasa itu, berita yang tersebar mengatakan bahwa dirinya sangat brutal.
Itulah alasan Harald memutuskan pergi ke Marineford dan berbicara langsung dengan Marinir serta Pemerintah Dunia.
Harald: “Para pejabat tinggi Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia!! Aku meminta kalian memberi perhatian pada kata-kataku!!”
- Lalu, dalam halaman ganda di akhir chapter, Harald mencabut kedua tanduknya!
Setelah itu, Harald berlutut dan mempersembahkan tanduk yang telah ia patahkan kepada Marinir dan Pemerintah Dunia, dengan wajah berlumuran darah.
Harald: “Biarkan aku menebus apa yang telah terjadi selama 1.000 tahun terakhir!!! Aku ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang dilakukan oleh para raksasa!!! Aku ingin membuktikan kepada kalian semua bahwa sumpahku untuk perdamaian adalah tulus!!
Agar anak-anak Elbaph dapat hidup tanpa harus menyakiti siapa pun!! Agar mereka bisa hidup berdampingan dengan anak-anak kalian!! Beri aku kesempatan untuk menebus dosa-dosa kami!! Aku rela menjadi budak jika itu demi tujuan tersebut!!!”
- Di panel terakhir chapter, kita dapat melihat mata Imu…
Chapter berakhir. Tidak libur minggu depan.
(riz)
Editor : Anggi Fridianto