RadarJombang.id – Proyek rehab trotoar dan drainase Jl RE Martadinata Jombang bakal segera dimulai.
Pihak pelaksana atau kontraktor mulai melakukan pengecekan lokasi, terutama sarana utilitas atau fasum yang bakal terdampak.
Sebab, jalan ini dikenal sebagai salah satu ruas jalan tersibuk di pusat kota.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Agung Hariadi melalui Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum, Sri Rahayu menjelaskan, saat ini pihak kontraktor sudah mulai melakukan pengecekan lapangan.
”Sekarang sudah mulai proses cek lokasi, terutama untuk melihat kondisi utilitas yang ada di dalam tanah, khususnya di pojok sisi utara Jalan RE Martadinata,” kata Rahayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (20/8).
Untuk tahap awal, aktivitas pembongkaran tanah akan didahulukan sebelum mendatangkan material.
Metode ini dipilih agar pengerjaan berjalan lebih efisien dan tidak menimbulkan tumpukan material di tepi jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
”Karena kondisi lalu lintas di sana cukup padat, kami tidak bisa menempatkan material di pinggir jalan. Maka digunakan metode pembongkaran dulu, lalu ditunggu kering sekitar sehari, baru material beton didatangkan dan langsung dipasang,” imbuh dia.
Proyek drainase kali ini akan menggunakan box culvert dari pabrikan, atau sistem pre-cast.
Material tersebut merupakan produk beton pracetak yang dapat langsung dipasang di lokasi. Sehingga mempercepat proses pengerjaan.
”Karena semua material dari pabrikan, pengerjaan jadi lebih cepat. Insya Allah prosesnya akan lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar,” tutur Rahayu.
Penggunaan box culvert juga diharapkan meningkatkan daya tahan saluran drainase. Sekaligus ke depan untuk mempermudah pemeliharaan.
Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemkab dalam memperbaiki infrastruktur kota, khususnya di jalur vital dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.
”Sekaligus mengatasi genangan yang selama ini terjadi di kawasan itu,” kata Rahayu.
Data dihimpun, paket dengan nama rehabilitasi drainase/trotoar Jl RE Martadinata dengan pagu Rp 2,2 miliar. Proses tender dimenangkan CV Buminata Konstruksi.
Perusahaan beralamat di Dusun Subentoro, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto ditetapkan sebagai pemenang dengan harga penawaran dan terkoreksi sebesar Rp 1,5 miliar. (fid/naz)
Editor : Achmad RW