Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Baru Diganti, Bendung Menturus di Jombang Kembali Bermasalah, Ini Dampaknya

Anggi Fridianto • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:04 WIB
DIGANTI: Perbaikan karet Bendung Karet Menturus di Kecamatan Kudu belum selesai.
DIGANTI: Perbaikan karet Bendung Karet Menturus di Kecamatan Kudu belum selesai.

Radarjombang.id - Proses penggantian karet dua pintu air pada Bendung Karet Menturus di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang sudah selesai.

Namun, ditemukan masalah baru, yakni kebocoran karet di pintu air lima sehingga harus ditambal. Seluruh perbaikan ditargetkan tuntas pekan depan.

Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Ploso dari Dinas PUPR Jombang Wahyudi mengungkapkan, keterangan diterima pihaknya dari pihak proyek, penggantian karet bendung pada pintu tiga dan empat sudah tuntas.

Namun, selama proses pengerjaan, ditemukan adanya kebocoran di pintu lima yang sebelumnya tidak terdeteksi.

”Awalnya hanya pintu tiga dan empat yang dijadwalkan diganti karetnya.

Tapi, saat dikisdam atau dilakukan pengeringan bendung, baru diketahui ada kebocoran kecil di pintu lima,” kata Wahyudi kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (15/8).

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, pintu nomor lima tersebut sementara hanya dilakukan penambalan.

Tak diganti seperti pintu air nomor tiga dan empat. ”Jadi setelah dicek, kebocoran tersebut cukup ditambal saja, tidak perlu diganti,” imbuh dia.

Satu titik kebocoran di pintu lima, lanjut Wahyud, skalanya tergolong ringan. Karena itu,  pihak pemilik kewenangan bendung memutuskan untuk melakukan penambalan, tanpa perlu mengganti seluruh sistem karet di pintu tersebut.

”Kalau kerusakannya lebih besar, seperti lebar sampai 50 sentimeter hingga 1 meter, tentu harus diganti. Tapi ini hanya bocor kecil, jadi bisa ditangani langsung tim dengan ditambal saja,” tutur Wahyudi.

Kendati begitu, menurut Wahyudi, proses perbaikan bendung ditargetkan rampung dalam pekan ini. Dengan begitu, sistem irigasi untuk pertanian di wilayah terdampak dapat kembali normal pada akhir Agustus.

”Insya Allah akhir bulan ini irigasi kembali lancar. Air dari bendung sudah bisa disalurkan lagi ke lahan-lahan pertanian,” kata Wahyudi.

Baca Juga: Gegara Bendung Karet Menturus Diperbaiki, Sawah Petani di Utara Brantas Jombang Dibiarkan Nganggur

Diketahui, Bendung Karet Menturus merupakan salah satu infrastruktur vital dalam sistem pengairan pertanian di Kecamatan Kudu dan Ngusikan.

Dua wilayah itu selama ini pasokan air irigasi sawah mengandalkan dari Sungai Brantas.

Dengan baku sawah sekira 3.000 hektare, masing-masing sekitar 200 hektare di Jombang, sisanya untuk Kabupaten Mojokerto. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#berita daerah #Kecamatan Megaluh #berita jombang #Jombang #Menturus #Dinas PUPR Jombang #Pemkab Jombang #dam karet #bendung #rusak