Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sejumlah Rumah Pompa Air di Jombang Kini Mangkrak, Ini Alasannya

Ainul Hafidz • Sabtu, 4 November 2023 | 15:00 WIB
rumah pompa di pinggir sungai Ngotok Ring Kanal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito yang kini mangkrak tak berfungsi
rumah pompa di pinggir sungai Ngotok Ring Kanal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito yang kini mangkrak tak berfungsi

JOMBANG – Sejumlah fasilitas rumah pompa air di sepanjang Sungai Ngotok Ring Kanal Kaupaten Jombang dibiarkan mangkrak.

Mulai dari wilayah Kecamatan Peterongan, Sumobito hingga Kecamatan Kesamben sedikitnya terdapat tiga rumah pompa air kondisinya sudah tak terpakai.

Mangraknya rumah pompa ini, juga sudah berlangsung puluhan tahun lamanya.

Salah satunya terpantau di Desa Sebani, Kecamatan Sumobito.

Rumah pompa yang tak jauh dari jembatan penyeberangan itu kondisinya memprihatinkan.

Kondisi bangunannya banyak kerusakan, baik pada jendela maupun pintu.

Meski masih terpasang pipa besar, rumah itu sudah lama tak difungsikan lagi.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Sultoni mengakui hal itu.

Hampir seluruh rumah pompa irigasi yang ada di Sungai Ngotok Ring Kanal kini tak lagi dipergunakan.

”Jadi mulai di daerah Peterongan, Kesamben, Sumobito sudah tidak dipakai lagi,” kata Sultoni.

Disebutkan, ada tiga bangunan serupa sepanjang sungai itu kini dibiarkan terbengkalai.

Baca Juga: Lebih Murah, Petani Jombang Pakai Elpiji Melon untuk Bahan Bakar Pompa Air

Masing-masing di Desa Sebani dan Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito dan di Kecamatan Peterongan.

”Dulunya difungsikan untuk suplisi irigasi, air dari Ngotok Ring Kanal dipompa dan masuk ke Sekunder Sentul, harapannya bisa memenuhi dan menambah debit air dari Irigasi Mrican Kanan,” imbuh dia.

Meski tak mengetahui persis sejak kapan dibangun, menurut Sultoni bangunan itu sudah puluhan tak dipergunakan.

”Yang jelas mulai dari tahun 2000 ke bawah tidak lagi dipergunakan,” ujar Sultoni.

Salah satu penyebabnya biaya operasional dinilai terlalu berat.

Karena untuk kebutuhan itu tanggungan masing-masing gabung himpunan petani pemakai air di wilayah setempat.

”Jadi istilahnya memberatkan teman-teman petani pemakai air,” tutur dia.

Kendati begitu, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak pemilik kewenangan sungai. Harapannya, ada tindak lanjut yang diberikan.

”Sebenarnya sudah lama kita sampaikan ke teman-teman balai (BBWS Brantas), banyak yang rusak dan tidak terpakai lagi. Selain di Ngotok Ring Kanal juga di Sungai Brantas,” kata Sultoni. (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#ngotok ring kanal #sungai #Jombang #mangkrak #rumah pompa