Seperti yang terlihat di Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh. Terlihat sejumlah petani sudah menyemai bibit tembakau di atas bedeng. Untuk menghindari serangan hama, petani menutupi tempat penyemaian bibitnya dengan plastik.
Pardi salah satu petani mengatakan, umur bibit tembakaunya saat ini baru mencapai 20 hari. Menurutnya, bibit tembakau baru bisa ditanam biasanya umurnya sudah mencapai setidaknya 30 hari. ”Kalau umurnya sudah 30 hari, batangnya lebih kuat. Kalau masih 20 hari seperti ini, daunnya mudah membusuk, rentan kena penyakit,” bebernya.
Pardi sengaja menutupi tempat penyemaian bibit tembakau dengan plastik untuk menghindari serangan penyakit. ”Kalau tidak ditutup seperti ini mudah terserang penyakit, selain itu juga melindungi dari hujan,” ujarnya kemarin.
Bibit tembakau, baru bisa disebar itu setelah umur 30 hari. Ketahanan bibit sudah mulai kuat. Meski begitu tetap membutuhkan perhatian yang ekstra. ”Terlebih lagi tiba-tiba hujan. Pasti rusak. Cuaca sekarang juga tidak menentu,” bebernya.
Pardi menambahkan, meski saat ini cuaca tidak menentu, dirinya tetap menanam tembakau. ”Ya gimana sudah kebiasaan menanam tembakau. Jadi meski saat ini cuaca tidak menentu ya tetap menanam tembakau,” pungkasnya. (yan/naz/riz) Editor : Achmad RW