RADAR JOMBANG - Hari Natal merupakan perayaan penting bagi umat Nasrani yang selalu jatuh pada tanggal 25 Desember.
Pada hari natal, orang-orang yang merayakannya biasanya menghiasi rumah mereka dengan aksesoris berwarna merah dan hijau.
Dikutip dari berbagai sumber, ternyata pemilihan warna hijau dan merah pada momen natal ini tidak dilakukan secara sembarangan.
Pemilihan warna ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari kebiasaan bangsa Celtic kuno beberapa abad yang lalu.
Pada zaman itu, bangsa Celtic kerap menggunakan tanaman holly berwarna merah dan hijau sebagai hiasan rumah mereka.
Kebiasaan ini terus berlanjut saat musim dingin tiba, karena mereka meyakini bahwa tanaman holly dapat mempercantik bumi pada musim dingin dengan warnanya yang mencolok di atas salju.
Para bangsa Celtic bersaing mendekorasi rumah mereka dengan tanaman holly, percaya bahwa hal ini akan memberikan perlindungan dan keberuntungan di tahun yang akan datang.
Meskipun demikian, kebiasaan menggunakan warna merah dan hijau pada Natal baru populer pada tahun 1930-an.
Pada tahun 1931, perusahaan minuman Coca-Cola merekrut pelukis bernama Haddon Sunblom untuk membuat iklan dengan tema Sinterklas.
Sunblom memperkenalkan sosok Sinterklas berpakaian merah putih dengan latar belakang warna merah dan hijau.
Gambar iklan ini terus digunakan oleh Coca-Cola pada Natal dari tahun 1931 hingga 1964.
Baca Juga: 5 Tradisi Perayaan Natal Di Indonesia, Nomor 3 Paling Unik dan Maknanya Mendalam
Sebelumnya, penafsiran Sinterklas bervariasi di setiap wilayah, bahkan pernah digambarkan sebagai pria bertubuh kurus memakai jubah biru.
Sunblom menggambarkan Sinterklas sebagai sosok yang gemuk dan ceria dengan jubah yang berwarna merah, seiring dengan warna logo minuman bersoda.
Seiring berjalannya waktu, gambar Sinterklas dengan latar belakang hijau dan merah menjadi tersebar di seluruh dunia.
Hal ini membuat kedua warna tersebut menjadi identik dengan Natal hingga saat ini.
Menurut Arielle Eckstut dalam bukunya yang berjudul "Secret Language of Color," kreativitas ternyata memiliki pengaruh besar.
Ketenaran Coca-Cola dan karya unik Sunblom membentuk citra Sinterklas yang kita kenal sekarang.
Warna merah pada kostum Sinterklas dan hijau dari pohon cemara serta tanaman holly menguatkan keterkaitannya dengan perayaan Natal di berbagai negara. (mg1/riz)
Editor : Achmad RW