
Senin (4/5), di Pondok Pesantren Al Mahfudz, Seblak, Ustad Zainun menjelaskan tiga cobaan yang kerap dihadapi para santri. ’’Salah satunya perkara cinta,’’ tuturnya.
Mondok sejatinya perjalanan suci untuk menuntut ilmu dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Namun, tidak jarang perjalanan itu ternodai oleh godaan nafsu dan kemaksiatan yang tampak indah di awal, tetapi menyisakan luka di akhir.
Ustad Zainun mengutip perkataan Kahlil Gibran: Ibarat gunung jelita yang berharap disentuh, namun menolak untuk disakiti.
Ini menggambarkan betapa perasaan cinta memiliki daya tarik yang kuat, tetapi jika tidak dijaga, ia bisa menjadi sebab jatuhnya seseorang dalam kesalahan.
Allah Ta’ala berfirman di Surat Al Isra 32; Dan janganlah kamu mendekati zina. Makanya kita diharuskan menjaga pandangan dengan lawan jenis.
Cinta bukanlah sesuatu yang salah, tetapi jika tidak dikelola dengan iman, ia bisa menyeret pada perbuatan dosa.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tidaklah aku tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki selain fitnah wanita.



