RadarJombang.id – Seorang pria jadi sasaran amuk massa di Dusun Tanjung, Desa Ngusikan, Kecamatan Ngusikan, Sabtu (21/2) pagi.
Pria tersebut tertangkap setelah sempat terlibat aksi kejar-kejaran usai diduga mencuri motor di wilayah Mojokerto.
Bahkan, dalam pemeriksaan lanjutan, pelaku juga tengah membawa narkoba jenis sabu.
"Kejadiannya sekitar pukul 07.00, pelaku itu awalnya beraksi mencuri motor di Desa Jatikurung, Kecamatan Kemlagi, Kota Mojokerto, tapi ketahuan pemiliknya, sehingga dikejar," terang Kapolsek Ngusikan Iptu Suraji.
Usai aksinya ketahuan, pelaku pun melarikan diri ke arah Jombang.
Ia pun sempat dikejar korban sebelum akhirnya terhenti di kawasan Ngusikan dan diamankan warga.
"Jadi waktu ketangkap ya akhirnya semoat dimassa itu," lanjutSuraji.
Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Polsek Ngusikan hingga akhirnya pihaknya datang dan mellngamankan pelaku ke Mapolsek Ngusikan.
Setelah diperiksa, pelaku diketahui berinisial MZ, 33, warga Arjasa, Jember.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga hasil curian serta sejumlah kunci T berbagai jenis.
"Jadi dia ini bawa motor dan sementara keterangannya beraksi sendiri," lontarnya.
Yang mengejutkan, saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku, polisi menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,2 gram di dalam dompet warna hitam miliknya.
“Selain barang bukti curanmor, kami juga menemukan sabu di dompet pelaku,” tegas Suraji.
Saat ini pelaku telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Jombang untuk proses penyidikan lebih lanjut, termasuk pendalaman terkait kepemilikan narkotika tersebut.
“Karena kami tidak bisa menyidik, perkara sudah kami serahkan ke Polres untuk penanganan lanjutan,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander juga membenarkan adanya pelimpahan tersebut.
"Pelaku sudah di kantor, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara barangbukti serbuk putih diduga narkoba, sudah diserahkan ke Satresnarkoba untuk penanganan lanjutan," pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW