JOMBANG – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT Karya Mekar Dewatamali di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Sabtu (20/12) pagi.
Api cepat membesar hingga menghanguskan bangunan pabrik dan memicu kepanikan karyawan serta warga sekitar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyebut, hasil olah TKP sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik.
Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan tim laboratorium forensik. ”Nanti tim bidlabfor (bidang laboratorium forensik) akan turun,” tegasnya, Sabtu (20/12) malam.
Untuk kepentingan penyelidikan, lokasi pabrik saat ini berstatus quo. Garis polisi sudah dipasang dan aktivitas di dalam bangunan dilarang. ”Untuk sementara status quo, Senin (22/12) tim labfor turun,” katanya.
Ditanya soal kerugian materiil, Dimas menyebut nilainya mencapai miliaran rupiah. ”Berdasarkan dari perhitungan awal, total kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 miliar,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan pabrik sepatu milik PT Karya Mekar Dewatamali di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Sabtu (20/12) pagi.
Api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan karyawan serta warga sekitar. Beruntung tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.
Petugas damkar dari BPBD Jombang segera dikerahkan ke lokasi memadamkan api.
”Waktu itu di dalam ada sekuriti dan karyawan yang baru berangkat, kemudian langsung kabur karena ada kebakaran. Api muncul dari arah selatan,” kata Muhammad Arif, Ketua RW setempat.
Guna memadamkan api, sebanyak 40 personel pemadam kebakaran gabungan dibantu relawan dikerahkan ke lokasi.
Petugas menggunakan empat unit mobil pemadam kebakaran, ditambah bantuan armada dari Pabrik Gula serta mobil suplai air milik Dinas Lingkungan Hidup.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menyampaikan, proses pemadaman dilakukan di tiga titik sekaligus.
”Petugas bersama-sama melakukan penanganan di tiga titik, yakni sebelah barat, utara, dan timur,” ujarnya. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 11 jam. Polisi yang tiba di lokasi melakukan olah TKP untuk mencapai penyebab kebakaran. (ang/naz).
Editor : Anggi Fridianto