Radarjombang.id – Malang benar nasib Zainul Arifin, 51, warga Dusun Jeblok, Desa Brudu, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Rumah permanen miliknya itu hangus terbakar, Senin (13/10) malam, saat tengah berada di rumah sakit untuk menunggui anaknya yang menjalani operasi.
Dari data yang dihimpun, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan pertama kali diketahui oleh dua anak kecil yang sedang bermain di sekitar lokasi.
Mereka melihat kobaran api dari kaca jendela rumah dan berteriak meminta tolong.
“Dua anak itu lihat dari kaca ada api, terus di atas sudah kelihatan asap. Mereka teriak kebakaran, warga langsung keluar,” kata Siswo Jatmiko, kerabat korban, di lokasi kejadian.
Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi rumah. Warga yang semula berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran karena api terus membesar.
Dua unit mobil damkar dari Pos Mojoagung segera dikerahkan ke lokasi.
“Saat kejadian, pemilik sedang di rumah sakit. Rumah ini ditinggal sekitar habis maghrib,” tambah Siswo.
Akibat kebakaran itu, seluruh isi rumah termasuk kasur, kipas angin, freezer, hingga uang tunai sekitar Rp30 juta dan perhiasan emas turut terbakar.
Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan, tim gabungan dari Pos Damkar Mojoagung, BPBD Jombang, Polsek dan Koramil Sumobito, hingga relawan tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.45 WIB setelah tim melakukan pembasahan untuk memastikan tak ada titik api tersisa,” kata Wiku.
Ia menjelaskan, rumah berukuran 6x12 meter itu ludes terbakar hingga menyisakan puing-puing.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada kipas angin di kamar depan.
“Beruntung tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong,” tambahnya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto