Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Cuma Gegara Sampah Daun, Pria di Jombang Tega Bacok Tetangga Sendiri

Achmad RW • Senin, 24 Juni 2024 | 16:40 WIB
Ilustrasi kasus pembacokan
Ilustrasi kasus pembacokan

RadarJombang.id – Aksi penganiayaan berlatar belakang masalah sepele menggegerkan warga Desa Balonggemek, Kecamatan Megaluh Jombang Sabtu (22/6) siang.

Seorang warga bernama Aris Sudiyanto, 40, mengalami luka robek akibat sabetan sabit tetangganya.

Dari data yang dihimpun, kejadian penganiayaan itu berlangsung sekitar pukul 13.30. Pelakunya, adalah Djuari, 54.

Lokasinya, berada di depan rumah korban yang bersebelahan dengan rumah pelaku di Dusun Balongsuruh, Desa Balonggemek, Kecamatan Megaluh Jombang.

Kejadian itu, bermula saat Djuari, sedang memangkas pohon mangga di depan rumahnya. Ia, memotongi sejumlah daun mangga itu dan kemudian dibuangnya ke depan rumah.

“Nah daun bekas potongan itu kemudian dibuang ke depan rumah pelaku agak ke barat begitu,” terang Iptui Kasnasin, Kasi Humas Polres Jombang.

Mengetahui ada sampah daun dibuang itu, korban yakni Aris Sudiyanto, 40, kemudian menegus Djuari.

“Korban ini memberitahu terlapor kalau sampahnya jangan dibuang di situ, karena mau ada hajatan keluarga,” lontarnya.

Namun, peringatan korban itu diduga membuat pelaku tersinggung.

Sejurus kemudian, pelaku yang tiba-tiba naik pitam menyabetkan sabit yang ia bawa itu ke arah kepala korban hingga membuat korban terluka.

“Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian, dan sampai hari ini masih dalam penyelidikan petugas,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemuda Kademangan Bacok Pemuda Lain di Bengkel, Ini Penyebabnya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Balonggemek Sugeng membenarkan kejadian yang berlangsung di desanya itu.

“Jadi memang sebelumnya mungkin ada sengketa batas tanah atau apa begitu, sehingga ujungnya terjadi kejadian itu,” ungkap Sugeng.

Usai pelaporan kepada polisi itu, upaya mediasi pun sudah dilakukan. Mediasi dilakukan Sabtu (23/6) malam.

“Namun dari korban menolak diselesaikan kekeluargaan, karena pelaku memakai sajam dan korban juga luka di kepala sampai 14 jahitan, jadi ya akhirnya lanjut ke proses hukum,” imbuhnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#sampah #tetangga #Jombang #Megaluh #bacok #daun