RadarJombang.id - Tempat usaha pengopenan kopra, di Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terbakar hebat Jumat (29/3) petang.
Kebakaran itu, diduga berasal dari pengasapan kelapa yang dilakukan pekerja namun ditinggal berbuka puasa.
Kapolsek Diwek, AKP Dwi Basuki Nugroho menjelaskan peristiwa kebakaran tempat usaha itu terjadi mendekati salat magrib dan jam berbuka puasa.
Tempat pengovenan kopera yang jadi korban kebakaran, adalah milik Sobirin, 40.
“Kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 18.00,” terangnya.
Dwi Basuki menjelaskan, kejadian itu berawal sekitar pukul 17.00. Sore itu, para pekerja tengah mengasapi kelapa sebagai bahan kopra.
“Sampai sekitar pukul 17.40, para pekerja ini pulang untuk persiapan buka puasa, dengan posisi pengasapan berjalan dan api menyala,” lanjutnya.
Setelah berbuka puasa, para pekerja kembali ke lokasi pengopenan, dan diketahui bahwa api sudah membakar tempat usaha tersebut.
"Saat pekerja kembali pada pukul 18.00 WIB, didapati api sudah membesar dan membakar tumpukan kopra," tuturnya.
Mengetahui hal tersebut, pekerja akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek dan petugas pemadam kebakaran (damkar) Jombang.
Sementara itu, Dwi Santoso petugas Damkar Jombang mengaku mendapat laporan dari warga terkait kebakaran tempat usaha pengopenan kopra di Diwek ini.
Baca Juga: Bakar Sampah Daun Jagung, Rumah Warga Pandanwangi Jombang Ikut Ludes Dilalap Api
"Kami dapat laporan jam 18.16 WIB, ada kebakaran tempat usaha. Dan kita langsung ke lokasi ternyata ada kebakaran tempat pengopenan kopra," kata Dwi.
Dwi menyebut proses pemadaman yang dilakukan petugas membutuhkan banyak waktu dan air, kendala utamanya, adalah minyak kelapa yang membuat api lebih sulit dipadamkan.
"Kesulitannya karena mengandung minyak, sehingga membutuhkan air hingga tiga tangki," ujarnya.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir sekitar 20 juta rupiah," tuturnya. (riz)
Editor : Achmad RW