Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Edufair 2026 Jombang Digelar, Kemenag dan Cabdindik Jombang Beri Apresiasi

Wenny Rosalina • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:39 WIB
INOVASI: Pemotongan pita sebagai tanda acara dibuka secara resmi
INOVASI: Pemotongan pita sebagai tanda acara dibuka secara resmi

Penyelenggaraan Edufair 2026 yang digelar Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA, SMK, dan MA Kabupaten Jombang mendapat apresiasi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut dinilai sebagai bagian penting dari pendampingan siswa dalam menentukan arah pendidikan lanjutan dan masa depan karir.

Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir, melalui Kasubag Tata Usaha, Arif Hidayatullah, menyampaikan, MGBK merupakan bagian dari ikhtiar para guru dalam membersamai peserta didik agar memiliki gambaran awal tentang perguruan tinggi sebagai tindak lanjut pendidikan setelah lulus SMTA.

’’MGBK ini bagian dari ikhtiar teman-teman guru untuk mendampingi anak-anak kita agar sejak awal mengetahui gambaran perguruan tinggi yang tentu menjadi kelanjutan pendidikan mereka,’’ katanya.

Kemenag memiliki amanah melalui berbagai regulasi untuk melakukan penguatan kelompok kerja pendidikan. Mulai dari KKM, MGMP, KKG, hingga MGBK. Dalam konteks tersebut, peran guru bimbingan konseling mendapat dukungan penuh dari Kemenag, terutama dalam hal pendampingan siswa.

’’Kami di Kemenag Jombang memiliki 10 Madrasah Aliyah Negeri dan 88 Madrasah Aliyah Swasta. Kami telah mengirimkan edaran dan surat kepada seluruh madrasah aliyah agar memanfaatkan momentum Edufair ini.

Karena diikuti puluhan perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di Jawa Timur maupun tingkat nasional,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto, melalui Kasubag Tata Usaha Ulil Mu’amar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada MGBK selaku penyelenggara Edufair 2026.

’’Atas nama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Musyawarah Guru BK SMA, SMK, dan MA Kabupaten Jombang. Edufair ini bukan sekadar pameran, tetapi bagian penting dari proses pendampingan siswa dalam menentukan masa depannya,’’ terangnya.

Edufair sejalan dengan semangat ”Jatim Cerdas Pendidikan Berdampak”. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi memberikan dampak nyata bagi kehidupan peserta didik. Dampak tersebut muncul ketika siswa memahami potensi diri. Memiliki arah yang jelas, dan siap bersaing di tengah perubahan zaman.

Ulil juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan Edufair secara optimal sebagai ruang mengenal berbagai alternatif masa depan. Berdialog langsung dengan perguruan tinggi. Serta menggali informasi yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

’’Peran guru BK menjadi sangat strategis, tidak hanya membantu memilih jurusan, tetapi mendampingi siswa dalam menentukan arah hidup secara sadar dan bertanggung jawab. Inilah wujud pendidikan yang berdampak,’’ jelasnya.

Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur terus mendorong terwujudnya generasi yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam karakter, dan berdaya saing global.

Sinergi antara sekolah, guru BK, perguruan tinggi, serta pemangku kepentingan lain seperti yang tercermin dalam Edufair 2026. Ini menjadi kunci dalam menyiapkan masa depan generasi Jombang yang lebih cerah. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#edufair #pendidikan jombang #Cabdindik #Jombang #MGBK #Apresiasi #Ponpes Darul Ulum Rejoso