Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

MAN 1 Jombang Konsisten Lahirkan Generasi Peneliti Muda Berprestasi, Ini Buktinya

Wenny Rosalina • Senin, 23 September 2024 | 13:14 WIB
SIswa MAN 1 Jombang di sela kegiatan diskusi tim penyusunan KTI
SIswa MAN 1 Jombang di sela kegiatan diskusi tim penyusunan KTI

RadarJombang.id - MAN 1 Jombang juga terkenal dengan budaya penelitian yang dilakukan oleh siswa.

Karya tulis ilmiah (KTI) yang telah dibuat siswa MAN 1 Jombang, mampu menembus prestasi hingga tingkat nasional.

Baru-baru ini, sebanyak tiga KTI siswa MAN 1 Jombang mampu menembus 30 besar Madrasah Young Researchers (MYRES) 2024.

”Hasil penelitian siswa kami sangat luar biasa, saya rasa kemampuan penelitiannya sudah setara dengan mahasiswa S2 bahkan S3, betul-betul dilakukan dengan serius dan totalitas,” ungkap Kepala MAN I Jombang  Dr Hj. Saadatul Athiyah, MPd.

Di ajang MYRES 2024, tim MAN 1 Jombang bersaing dengan 9.000 lebih judul KTI.

Sebanyak tujuh karya siswa di antaranya berhasil lolos hingga 120 besar, dan tiga di antaranya masuk dalam 30 besar.

”Hanya enam yang diambil, sayangnya tidak tembus sampai grand final, tapi hasil anak-anak sudah sangat baik,” katanya.

Tak putus harapan, sebanyak delapan tim MAN 1 Jombang juga berikhtiar untuk meraih prestasi yang lain yaitu di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)  yang dilaksanakan oleh Dikbud. 

”Mudah-mudahan, perjuangan anak-anak bisa berhasil di sini,” jelasnya.

Menurutnya, siswa MAN 1 Jombang mengerjakan KTI dengan sangat maksimal, tidak hanya sekadar menulis, juga tidak dibuat-buat.

Ada proses panjang yang sudah mereka lampaui, penelitian yang betul-betul diuji, juga tidak ada rekayasa.

”Bahkan kalau sedang mengerjakan penelitian, kadang sampai jam 10 malam di madrasah, mulai dari diskusi mengerjakan, mencari referensi dari jurnal-jurnal,” katanya.

MAN 1 Jombang juga mensyiarkan Islam melalui penelitian.

Sebab, judul yang diangkat tidak hanya tentang sains, humaniora, tapi juga tentang keagamaan.

Misalnya penelitian yang pernah diangkat yaitu dengan judul Kepopuleran Syi'ir Gus Dur dalam Perspektif Masyarakat Jombang Melalui Kajian Semiotik dengan mewawancarai 15 takmir masjid se-Kabupaten Jombang.

Menurut Atik, dalam mencari peneliti yang andal, juga perlu seleksi alam.

Mulai dari penggalian bakat, minat melalui kegiatan ekstrakurikuler,  pemantauan guru yang mengampu mata pelajaran, hingga melakukan pembinaan.

”Jika kuat maka akan bertahan, jika tidak kuat pasti mereka  mundur, semuanya seleksi alam. Selaku pimpinan madrasah saya terus support dan mewadahi potensi mereka agar dapat berkembang dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Achmad RW
#MAN 1 Jombang #peneliti #siswa #berprestasi #generasi #muda