Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kepala Sekolah Berharap Pemkab Jombang Batalkan Pecah Rekor MURI Jaranan Dor

Wenny Rosalina • Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:00 WIB
Ilustrasi properti jaranan yang kini banyak diburu orang tua untuk anaknya ikut berburu Rekor MURI Jaranan Dor
Ilustrasi properti jaranan yang kini banyak diburu orang tua untuk anaknya ikut berburu Rekor MURI Jaranan Dor

RadarJombang.id – Persiapan MURI jaranan dor di Jombang sudah dilakukan.

Namun sekolah lebih senang jika tidak diadakan. Sebab dampak pada karakter budaya anak minim.

’’Nilai edukasinya minim sekali, kalau dibatalkan kami malah senang. Mengenalkan budaya jaranan dor bisa dilakukan dengan banyak cara selain MURI,’’ kata salah satu kepala SD negeri di Jombang.

Meski telah disosialisasikan sejak awal tahun, masih banyak siswa yang belum memiliki jaranan.

Untuk membuat sendiri, siswa SD kesulitan. Sedangkan untuk membeli, hingga kemarin harga jaranan masih mahal.

’’Sekarang masih sekitar Rp 50 ribuan. Kalaupun nanti MURI nya jadi, kami hanya memberangkatkan yang sudah siap propertinya saja,’’ ucapnya.

Belum lagi akomodasi yang tinggi membuat sekolah keberatan. Meski tercover oleh dana BOS, anggaran MURI jaranan dor dinilai tinggi.

Salah satunya karena butuh akomodasi transportasi, konsumsi saat pelaksanaan. Juga perlu pengadaan cat jika siswa membuat sendiri properti jaranan di sekolah.

’’Sekolah kecil yang muridnya sedikit, BOS-nya juga kecil. Masih banyak kebutuhan lain yang lebih penting,’’ paparnya.

Rencananya, MURI jaranan dor bakal dihelat bersamaan dengan peringatan hari jadi Pemkab Jombang ke-114 Oktober mendatang.

Setelah rapat di internal dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Selasa (27/8), belum ada keputusan apakah event itu bakal dilanjut atau tidak.

Baca Juga: Puluhan Pemuda Plandaan Jombang Tawuran Usai Nonton Jaranan, Satu Terjatuh Diseret dan Dipukuli

’’Sudah kami bahas dalam rapat, tapi belum bisa mutusi sekarang. Karena saya baru, saya perlu waktu dan tidak bisa grusa-grusu,’’ kata Plh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.

Sejauh ini, proses masih tetap berjalan. Persiapan-persiapan di lapangan juga terus dilakukan.

Wor masih butuh banyak info tambahan dan pertimbangan. Karena persiapan yang telah dilakukan juga melibatkan banyak pihak. Termasuk wali murid, guru, sekolah dan siswa. (wen/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#rekor #Guru #siswa #Jombang #Pemkab Jombang #Sekolah #muri #jaranan dor