RadarJombang.id – Sebanyak 14 guru SMA/SMK dan SLB di Jombang mengajukan cuti untuk menjalani ibadah haji.
Tahun ini, tidak ada kepala sekolah yang mengajukan cuti haji.
’’14 guru dan satu pengawas SMA yang mengajukan cuti haji,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Sri Hartati.
Sri Hartati menjelaskan, cuti berlaku mulai 27 Mei sampai 9 Juli.
Terhitung 30 hari kerja, ditambah dengan hari libur dan cuti bersama, menjadi 44 hari.
Pada 10 Juli, seluruh guru dan pengawas harus sudah kembali bekerja seperti biasa.
Selama ditinggal cuti haji, sekolah diharapkan dapat memaksimalkan peran guru yang ada untuk menggantikan guru yang sedang berhaji.
’’Misalnya guru matematika, nanti dilimpahkan ke sesama guru matematika untuk tugas mengajarnya,’’ jelasnya.
Begitu juga dengan pengawas SMA yang sedang cuti haji, untuk melimpahkan tugasnya ke pengawas yang lain sesuai dengan jenjangnya.
’’Pengawas SMA digantikan dengan pengawas SMA yang lain,’’ ucapnya.
Calon jamaah haji Jombang bakal berangkat 27 Mei. Masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya 28 Mei, terbang ke Makkah 29 Mei.
Calon jamaah haji Jombang dibagi empat kloter. Kloter 61, 62, 63 dan 64. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW