JOMBANG – Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2023 akan diumumkan 16 September nanti.
Hingga kini, Cabdindik Jombang belum mengetahui jumlah formasi PPPK 2023 untuk guru SMA/SMK dan SLB se-Jawa Timur.
’’Kita masih menunggu informasi detail untuk pelaksanaan (rekrutmen PPPK 2023,Red) nya,’’ kata Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, kemarin.
Pihaknya akan mengusulkan jumlah kebutuhan guru di Kabupaten Jombang ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim.
BKD Jatim yang akan mengusulkan ke pemerintah pusat terkait pengisian PPPK 2023. Hingga kemarin, belum ada petunjuk analisa formasi dari BKD Jatim yang diterima Cabdindik Jombang.
’’Usulan formasi itu kewenangan BKD. Kalau sudah ada petunjuk analisa formasi dari BKD Jatim, Jombang dapat kuota berapa, akan segara kami informasikan,’’ jelasnya.
Sementara terkait kebutuhan guru di Kabupaten Jombang, Sri Hartati belum berani menyebutkan angka.
Mengingat dirinya masih belum menerima rilis resmi dari A GTK (aplikasi analisis kebutuhan guru dan tenaga kependidikan) Jatim untuk update semester 1 tahun 2023.
Ia mengaku, kekurangan guru di Kabupaten Jombang sangat dinamis. Banyak guru yang menginjak masa purna.
Penambahan 79 PPPK baru yang menerima SK 1 Agustus kemarin juga belum menutupi kekurangan. 79 PPPK itu dua bertugas di SLB, 18 bertugas di SMA, dan 41 PPPK bertugas di jenjang SMK.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, menunggu PPPK yang terus diadakan setiap tahun. Juga masih bergantung pada guru honorer. Serta memaksimalkan jam mengajar guru ASN.
’’SMA/SMK itu terinci per mata pelajaran. Sekarang juga ada penyesuaian kurikulum merdeka yang berakibat pada beberapa mapel ada penyesuaian jam,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW