Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tim Taskforce UPN dan ABN Raker Sepakat Lahirkan Ahli Madya Buah Nusantara  

Anggi Fridianto • Selasa, 18 November 2025 | 16:38 WIB

 

Akademi Buah Nusantara (ABN) bersama UPN Veteran Jawa Timur membentuk tim taskforce dan menggelar rapat kerja (raker) pada Sabtu–Minggu, 15 - 17 November 2025, di De Durian Park Wonosalam, Jombang.
Akademi Buah Nusantara (ABN) bersama UPN Veteran Jawa Timur membentuk tim taskforce dan menggelar rapat kerja (raker) pada Sabtu–Minggu, 15 - 17 November 2025, di De Durian Park Wonosalam, Jombang.

Radarjombang.id — Akademi Buah Nusantara (ABN) bersama UPN Veteran Jawa Timur membentuk tim taskforce dan menggelar rapat kerja (raker) pada Sabtu–Minggu, 15 - 17 November 2025, di De Durian Park Wonosalam, Jombang.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mematangkan pendirian Program Studi Budidaya Buah ABN.

Direktur ABN Prof Reza Tirtawinata menyampaikan bahwa tim sepakat menyusun kurikulum yang akan menjadi pedoman lahirnya lulusan ahli madya buah-buahan nusantara. “Kami sepakat untuk menyusun kurikulum yang menjadi pedoman akan lahirnya lulusan ahli madya buah-buahan nusantara,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan buah tropis yang sangat besar, namun belum didukung oleh ketersediaan tenaga terampil yang memadai.

 

Pendiri dan inisiator ABN, Yusron Aminulloh, menyebut bahwa target lulusan adalah tenaga vokasi yang siap masuk industri. “Target kami lulus ABN menjadi asisten manager kebun industri, mahir mengelola kebun dengan ilmu, kuasai ekspor impor buah, manajemen kebun, bahkan lahir entrepreneur yang memajukan daerah,” ujarnya.

 

Raker dihadiri sejumlah akademisi dan pejabat UPN, antara lain Prof Dr Reza Tirtawinata, Prof. Dr. Sukendah, M.Sc. (Wakil Rektor 2 UPN), Prof Dr. Ir. Wanti Mindari, M.P. (Dekan Fakultas Pertanian UPN), Dr. Ir. Maroeto, M.P. (Wakil Dekan 2 Fakultas Pertanian), Dr. Yennyka Leilasariyanti, S.Farm., M.Agr., Apt., Aline Sisi Handini, S.P., M.Si, serta tim ABN seperti Yusron Aminulloh dan Muhammad As'ad, Ph.D.

 Baca Juga: Akademi Buah Nusantara (ABN) Jalin MoU dengan UPN Jawa Timur, Ini Tujuannya

Wakil Rektor 2 UPN, Prof. Dr. Sukendah, M.Sc., menegaskan pentingnya pendirian program tersebut. “Ini momentum penting dalam mematangkan pendirian Program Studi Budidaya Buah ABN yang dirancang sebagai program vokasi pertama di Indonesia dengan fokus khusus pada buah-buahan tropis,” ujarnya.

 

Dekan Fakultas Pertanian UPN Prof Dr. Ir. Wanti Mindari, M.P., menambahkan bahwa kurikulum harus disusun berdasarkan kebutuhan industri. “Target ABN harus fokus lahirkan ahli madya buah. Maka kurikulum yang kita susun hari ini harus mengacu pada keilmuan yang dibutuhkan,” tegasnya. Ia menyebut bahwa minimal diperlukan 108 SKS dengan sekitar 35 mata kuliah yang akan dirinci dalam raker.

 

Dalam pemaparan para pakar ABN dan tim taskforce, Indonesia disebut memiliki keragaman buah tropis sangat besar, namun belum diimbangi kemampuan produksi. Contohnya durian yang memiliki keragaman terbesar di Asia Tenggara, namun produksinya masih tertinggal dari Thailand. Kesenjangan ini dinilai membutuhkan intervensi melalui pendidikan vokasi yang menyiapkan SDM ahli mulai dari budidaya, pascapanen, hingga manajemen kebun.

 

Prof Reza menegaskan bahwa Program Studi Budidaya Buah ABN dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. “Mahasiswa nantinya tidak hanya belajar teori, tetapi menjalani praktik lapangan intensif, termasuk pemuliaan varietas, pengelolaan kebun, pengolahan hasil, hingga teknologi modern hortikultura,” ujarnya. Pendekatan ini diharapkan melahirkan SDM vokasi yang siap mengisi kekosongan tenaga terlatih di industri buah nasional.

 Baca Juga: Tim ABN Studi ke Kebun Buah, Milik Konglomerat Pemilik Sosro Group

ABN dan UPN sepakat bahwa kampus vokasional ini harus berjalan selaras dengan kebutuhan strategis Indonesia. Dalam kesempatan terpisah, Rektor UPN Jawa Timur Prof. Dr. Akhmad Fauzi menyampaikan dukungannya. “Hadirnya ABN diharapkan menjadi model baru pendidikan vokasi berbasis potensi lokal, sekaligus langkah konkret untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat buah tropis dunia,” tegasnya.

Ia menambahkan, UPN mendukung dengan mengirim tim untuk menyusun kurikulum. ”Ini implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,’’ pungkasnya. (ang)

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #dedurian park wonosalam jombang #ABN #Buah #upn #Nusantara