Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Budidaya Jamur dan Latih Santri Mandiri

Rojiful Mamduh • Rabu, 7 Juli 2021 | 14:50 WIB
Budidaya Jamur dan Latih Santri Mandiri
Budidaya Jamur dan Latih Santri Mandiri

SELAMA pandemi Covid-19, Nyai Hj Umdatul Choirot lebih banyak mengurangi kegiatan yang bersifat tatap muka. Namun, ia tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan workshop dan pelatihan secara daring. Untuk mengisi waktu, ia membudidayakan jamur di belakang rumah.


”Saya produksi sendiri, kemudian diolah menjadi jamur krispi,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (6/7). Pengolahan jamur krispi ini kemudian ia ajarkan kepada santri untuk berwirausaha. Tak lain agar mereka mandiri dan terampil di bidang lain, selain ilmu yang diajarkan di pesantren. ”Ya, tujuan lainnya memang untuk melatih santri terampil dan mandiri,’’ tambah di.


Ibu dari Muhammad Imdad, Navhat Nuraniyah, dan Nabilah Munsyarihah ini memang cukup terampil. Untuk urusan desain masjid misalnya, ia melakukan sendiri. Hasilnya bisa dilihat di Masjid Sukijo (Sunan Kalijogo) Tambakberas dan Pesantren Bayt Qur'an yang sekarang diasuh anak pertamanya. Semua itu ia desain sendiri.


Masjid dan pondok tersebut berdiri megah meski tanpa desain seorang arsitek. ”Masjid itu desain sendiri. Tukang kerja sesuai arahan saya langsung,’’ pungkasnya.


Editor : Rojiful Mamduh