JOMBANG - Meski beberapa kali tambalan aspal tak bertahan lama, upaya perbaikan terus dilakukan hanya dengan tambal aspal, pada proyek rigid jalan nasional milik Kementrian PUPR di kecamatan peterongan.
Seperti yang terlihat hingga kemarin, sejumlah ratakan dan lubang kembali ditutup aspal. Dua retakan di depan minimarket di Peterongan, satu lubang yang memperlihatkan besi dalam cor di depan Pasar Peterongan, hingga retakan pada sambungan lain juga kembali ditutupi aspal.
Menurut warga hal ini dilakukan sejak beberapa hari terakhir setelah ada pengecekan. “Ya habis dicek, terus besoknya yang retak sama yang bolong dikasih lelehan aspal,” celetuk Mustofa, salah seorang warga di lokasi.
Kendati demikian, penutupan kembali tak merata. Menurutnya, titik-titik yang ditambal hanya kerusakan berukuran besar. “Kayaknya yang ditambal cuma yang kelihatan besar, yang kecil-kecil belum,” lanjutnya.
Selain itu, warga khawatir dengan pola penutupan tambal aspal lantaran warga melihat proses perbaikan tak bertahan lama. “Yang terakhir sebulan lalu, ditambal saja nggak sampai dua minggu lepas, bahkan rusaknya nambah,” pungkasnya. (*)
Editor : Binti Rohmatin