Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, Keutamaan Umat Nabi Muhammad

Rojiful Mamduh • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:04 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

 

SAAT ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (2/1), Pengasuh PP Al-Fathimiyah Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdulloh Rif'an Nasir LC, menjelaskan keutamaan umat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. ’’Di antaranya, amal yang sedikit namun pahalanya besar,’’ tuturnya.

 

Nabi Isa alaihissalam suatu hari berjalan di bukit. Tiba-tiba ada sinar indah di atas bukit. Allah Ta’ala lalu menunjukkan keajaiban di dalam gunung itu. Gunung itu terbelah lalu muncul batu. Di dalam batu tersebut terdapat seorang yang sudah sangat tua sedang beribadah kepada Allah Ta’ala.

Orang itu sudah beribadah di dalam batu ratusan tahun. Tiap ingin minum muncul minuman. Tiap ingin makan muncul makanan. ’’Saya beribadah siang malam dalam batu ini sudah 400 tahun, dan selama itu pula saya tidak pernah melakukan dosa dan maksiyat.’’

Nabi Isa kagum terhadap orang tersebut. Kemudian beliau berkat Allah: Ya Allah, Tuhanku, masih adakah kiranya orang yang lebih baik dari pada orang ini? Masih adakah orang yang pahalanya lebih banyak dari pada ibadahnya orang ini?

Kemudian Allah Ta’ala berfirman: Sesungguhnya seseorang dari umat Muhammad sallallahu alaihi wa sallam yang menjumpai bulan Syakban, dan ia salat di malam nisfu Syakban, itu bagiku lebih utama dari pada ibadahnya orang ini selama 400 tahu.

Mendengar firman Allah tersebut, kemudian Nabi Isa berkata: Aduh, alangkah bahagianya andaikan aku jadi umatnya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

 

Syakban merupakan bulan latihan rohani sebelum memasuki Ramadan, agar hati siap menerima limpahan rahmat Allah Ta’ala.

Ramadan puncak kemuliaan umat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Nabi bersabda: Barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

 

Keutamaan umat ini tidak hanya terletak pada ibadah ritual, tetapi juga pada amal sosial seperti kejujuran, amanah, keadilan, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.

Kejujuran merupakan fondasi utama akhlak. Rasulullah bersabda: Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.

Amanah adalah ciri khas orang beriman dan keutamaan umat Nabi Muhammad. Allah Ta’ala berfirman di QS An-Nisa 58. Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.

Rasulullah bersabda; Tidak sempurna iman seseorang yang tidak amanah. Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhu berkata: Janganlah kamu menilai seseorang dari banyaknya salat dan puasanya, tetapi nilailah dari kejujurannya dan amanahnya.

 

Alkisah, seorang pedagang muslim pada masa tabi’in selalu berkata jujur tentang kekurangan barang dagangannya. Ketika ditanya mengapa ia tidak menyembunyikannya, ia menjawab, ’’Aku berdagang dengan manusia, tetapi aku takut kepada Allah.’’

Kejujurannya justru membuat usahanya semakin dipercaya dan diluaskan rezekinya.

 Imam Malik berkata: Ilmu tanpa akhlak adalah kesesatan, dan akhlak tanpa kejujuran adalah kehancuran. (jif/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Kota Santri #polres jombang #Binrohtal