Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kejari Jombang Terjunkan Tim ke Sidomulyo Cek Proyek Sumur Dalam dan MCK

Achmad RW • Kamis, 16 Maret 2023 | 14:25 WIB
Tim dari kejaksaan dan pemdes Sidomulyo saat meninjau hasil pembangunan sumur dalam yang menggunakan DD di Dusun Dempok, Desa Sidomulyo
Tim dari kejaksaan dan pemdes Sidomulyo saat meninjau hasil pembangunan sumur dalam yang menggunakan DD di Dusun Dempok, Desa Sidomulyo
JOMBANG – Laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan dana desa dan program Jombang Berkadang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh ditindaklanjuti Kejaksaan Negeri (kejari) Jombang. Selasa (14/3) siang, tim gabungan kejaksaan dan Inspektorat Jombang turun ke lapangan mengecek bangunan proyek.

Data yang dihimpun di lokasi, rombongan tim kejaksaan bersama Inspektorat Jombang tiba di kantor Desa Sidomulyo sekitar pukul 08.30. Tidak berhenti sampai di situ saja, tim selanjutnya bergerak mendatangi bangunan sumur dalam yang dibangun dari dana desa tahun anggaran 2022 tersebut. ”Iya tadi pagi (14/3), dari kejaksaan sama pemkab ngecek sumur dalam,” kata Budi salah satu warga kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dia yang saat itu berada tak jauh dari lokasi bangunan menuturkan, ada 10 orang lebih yang ikut dalam rombongan. Selain dari tim kejaksaan juga dari Inspektorat Jombang beserta jajaran pemdes setempat. ”Banyak yang ke sini, pokoknya rombongannya sampai dua mobil,” imbuh dia.

Meski begitu, dia tak mengetahui persis di lokasi itu, apa saja yang dicek oleh tim. ”Kurang tahu, pompanya dinyalakan atau tidak. Yang jelas sejak selesai dibangun sampai sekarang belum pernah dipakai,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Intelijen Kejari Jombang Denny Saputra Kurniawan membenarkan kedatangan tim kejaksaan ke Desa Sidomulyo. ”Jadi begini, menindaklanjuti laporan terkait Desa Sidomulyo hari ini (14/3) tim Kejari Jombang bersama Irban (Inspektur pembantu) Investigasi Inspektorat Jombang turun ke lapangan untuk melakukan kroscek laporan yang kita terima,” kata Denny.

Meski tak disebutkan detail, dikatakan ada beberapa titik menjadi sasaran tim yang turun ke lapangan. ”Setelah dari balai desa kita melakukan kroscek ke titik-titik yang menjadi lokasi pembangunan,” imbuh dia.

Dikatakan, diterjunkannya tim itu, selain menindaklanjuti laporan juga melihat langsung kondisi di lapangan. ”Setelah itu kita tindaklanjuti dengan melakukan wawancara dan juga pemeriksaan lebih mendalam,” kata Denny.

Terpisah, Inspektur Kabupaten Jombang Abdul Majid Nindyagung membenarkan terkait kedatangan tim inspektorat bersama tim dari Kejari Jombang turun ke Desa Sidomulyo. ”Benar tadi (14/3) kami bersama dengan kejaksaan melihat proyek di Desa Sidomulyo,” ujar inspektur.

Dikonfirmasi terpisah, Sunyoto, Kepala Desa Sidomulyo tak menampik kedatangan tim gabungan kejaksaan dan Inspektorat Jombang mengecek proyek fisik di desanya. ”Benar ada kunjungan kejaksaan dan inspektorat,” katanya.

Ditanya terkait kedatangan tim gabungan apakah berkait dengan laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan proyek pembangunan sumur dalam dan MCK di wilayahnya,  Suyoto tidak tidak memberikan keterangan banyak. ”Besok saja (hari ini, Red) mas di kantor,” pungkas Sunyoto. (14/3).

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaksanaan sejumlah proyek fisik di Desa Simomulyo, Kecamatan Megaluh tahun anggaran 2022 disoal. Di antaranya, proyek pembangunan sumur dalam yang menelan anggaran Rp 110 juta dari dana desa, dan pembangunan MCK untuk puluhan warga senilai Rp 135 juta dari APBD 2022. Selain dinilai tidak transparan, pelaksanaan dinilai janggal. Tengara ada penyimpangan, salah satu lembaga swadaya masyarakat di Jombang melaporkan kasusnya ke Kejari Jombang (2/3).

Kades Sidomulyo Sunyoto menyebut sudah mendengar terkait pelaporan tersebut. Dia menegaskan, pelaksanaan proyek di desanya, baik pembangunan sumur dalam dan MCK sudah melalui prosedur. ”Kegiatannya kami serahkan sepenuhnya ke TPK (Tim Pelaksana Kegiatan),” imbuh dia.

Termasuk proyek pembangunan MCK yang merupakan program Jombang Berkadang, lanjutn Sunyoto, juga sudah melalui verifikasi dari dinas teknis. ”Kegiatan tahun 2022, ada di 27 titik. Sudah ada pendampingan dan verifikasi dari dinas perkim. TPK desa melaksanakan sesuai RAB dan dana yang ada,” lanjut Sunyoto. (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW
#denanyar #Tambakberas #Mojowarno #Jombang #Kota Santri #durian #kejaksaan negeri jombang #DD #Gus Dur #Megaluh #Jombang berkadang #tembelang #diwek #Ringin contong #Sidomulyo #Rejoso #laporan #tebuireng #BK Khusus #makam gus dur #Wonosalam