Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

18 Pasien DBD di Jombang Masih Dirawat di Rumah Sakit, Satu Orang Kondisinya Kritis

Wenny Rosalina • Sabtu, 1 Februari 2025 | 14:20 WIB
Ilustrasi korban DBD
Ilustrasi korban DBD

RadarJombang.id – Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di awal tahun 2025 mulai meningkat.

Saat ini masih ada 18 pasien yang dirawat di RSUD Jombang, satu pasien masih kritis dan belum stabil.

’’Ada peningkatan yang cukup banyak pada hingga akhir Januari ini dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,’’ kata Direktur RSUD Jombang, Dr dr Ma'murotus Sa'diyah, kemarin.

Hingga 30 Januari kemarin, ada 109 pasien DBD di RSUD Jombang. Sebanyak 18 diantaranya masih dirawat.

Terdiri dari delapan pasien anak. Tiga di antaranya dirawat di PICU (ruangan perawatan intensif untuk anak-anak) dan lima di ruang Srikandi.

’’Satu pasien anak kondisinya belum stabil, yang lain membaik,’’ terangnya.

10 lainnya pasien dewasa. Tujuh pasien dirawat di ruang rawat Sadewa, dan tiga di ruang Bima. ’’Seluruhnya mulai membaik,’’ ucapnya.

Awal tahun ini, tren DBD memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan akhir tahun.

Sepanjang tahun 2024 kasus dbd terpantau pada Januari ada 121 kasus, Februari 167 kasus dan Maret 209 kasus. April 119 kasus, Mei 161 kasus dan Juni 87 kasus. Juli 71 kasus, Agustus 54 kasus, September 40 kasus dan Oktober 22 kasus. November 68 kasus, Desember 92 kasus.

Sementara di tahun 2025 hingga 30 Januari ada 109 kasus.

Sepanjang 2024, ada 15 orang yang meninggal akibat DBD. Yang terakhir, satu siswa SD berusia 11 tahun asal Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro. Meninggal pada Senin (23/12/2024) di rumah sakit HVA Kediri akibat dengue shock syndrome (DSS).

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada, mengatakan, selama musim hujan ini, belum ada lonjakan kasus yang signifikan yang diakibatkan musim hujan juga banjir yang merendam sejumlah wilayah di Jombang.

Namun, ia tetap minta fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun RSUD di Kabupaten Jombang untuk waspada terhadap penyakit yang rawan dialami selama musim hujan.

’’Karena berkaitan dengan daya tahan tubuh,’’ ucapnya. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#dbd #Jombang #RUmah Sakit #Pasien #kritis