Pantauan di lokasi, tampak ratusan lukisan cat air terlihat ciamik dengan paduan goresan cat air. Setiap masjid memiliki ciri khas tersendiri baik dari ornamen maupun desain. Setidaknya ada 100 karya yang dipamerkan. Mulai Masjid Ceng Hoo Surabaya, Masjid kuno di Sukabumi, Masjid khas Demak, Masjid Istiqlal Jakarta, serta masjid-masjid bersejarah dari berbagai daerah di nusantara.
Muhammad Khoirul Anas Ketua Kopi Jombang mengatakan, pameran 100 masjid diadakan untuk memeriahkan momentum 1 Abad NU. ”Di museum ini, semua orang bisa melihat sejarah nusantara. Kami juga ingin berkontribusi mengenalkan pesona 100 masjid di nusantara,’’ ujar dia.
Dalam kegiatan itu, karya yang dipamerkan tidak perlu biaya mahal. ”Semoga dengan ini teman-teman pelukis tambah semangat berkarya. Kita tunjukkan bahwa seniman Jombang bisa mengadakan pameran di manapun,’’ tambahnya.
Diharapkan, pengunjung bisa memahami keberagaman arsitek masjid yang ada di Indonesia mulai Sabang hingga Merauke. “Kami juga ingin mengenalkan jika masjid-masjid di Indonesia itu beragam, dari segi arsitek, bangunannya unik dan berbeda dengan negara lain," pungkas dia. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW