Radarjombang.id - SMK Dwija Bhakti 1 Jombang komitmen melahirkan lulusan unggul dan berkompeten.
Salah satu upayanya, membuka program keahlian Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU).
Guna menjawab tantangan dan kebutuhan dunia kerja zaman sekarang.
Kepala SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Muhammad Wahyuddin Jaya SPd, menyampaikan, SMK Dwija Bhakti 1 Jombang menjadi sekolah pertama di Jombang yang membuka jurusan tersebut.
’’Kita buka mulai Januari 2024. Penerimaan peserta didik baru masih berlangsung hingga sekarang,’’ terangnya.
Teknik Pendingin dan Tata Udara sebenarnya sudah ada di SMK Dwija Bhakti 1 Jombang sebagai muatan lokal.
Seiring tingginya permintaan tenaga kerja dari dunia industri dan dunia kerja, maka diputuskan tahun ini dibuka program tersebut.
Konsen terhadap perakitan, maintenance dan perbaikan pendingin serta tata udara di semua jenis alat.
’’Jika ada warga Kabupaten Jombang yang ingin menjadi teknisi di bidang pendingin dan tata udara, kami siap memfasilitasi,’’ paparnya.
SMK Dwija Bhakti 1 Jombang juga telah menyiapkan SDM berkompeten. Tempat praktik berupa bengkel dan alat kerja yang memadai telah disiapkan untuk memfasilitasi siswa baru.
’’Pendaftaran kita buka sampai Juli 2024. Masih ada kesempatan untuk bergabung,’’ jelasnya.
Baca Juga: SMK Dwija Bhakti 1 Jombang Gelar Job Fair Tingkat Jatim, 1.000 Loker Disediakan
SMK Dwija Bhakti 1 Jombang juga komitmen melahirkan lulusan berkualitas. Mereka menjalin MoU kerjasama dengan PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Selama menempuh pendidikan, siswa akan dibekali keahlian sesuai standar operasional dan prosedur (SOP) dunia kerja khususnya di PT Panasonic.
’’Ketika mereka lulus, tidak hanya dapat kompetensi. Tapi juga legalitas berupa sertifikat keahlian,’’ tandasnya.
SMK Dwija Bhakti 1 Jombang juga masih membuka kesempatan bagi yang ingin mendaftar program keahlian lain.
Di antaranya, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
SEMENTARA ITU, SMK Dwija Bhakti 1 Jombang juga berupaya memberikan pengabdian maksimal kepada masyarakat.
Melalui program Bakti SMK yang diinisiasi Pemprov Jatim, SMK Dwija Bhakti 1 Jombang memberikan pelatihan gratis dan memfasilitasi masyarakat mendapatkan pekerjaan layak.
’’Sebenarnya, kita sudah punya program Dwija Bhakti Mengabdi ke Desa. Kemudian didukung Pemprov Jatim lewat program Bakti SMK,’’ kata Kepala SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Muhammad Wahyuddin Jaya.
Guru-guru SMK Dwija Bhakti 1 Jombang memberikan pelatihan dan pendidikan gratis selama empat hari kepada 10 peserta dari masyarakat setempat.
Setelah pelatihan selesai, mereka juga dibekali bantuan alat kerja dengan total senilai Rp 1 juta agar bisa memulai usaha mandiri atau kerja di tempat lain.
’’Program ini kita lakukan setiap tahun,’’ tegasnya. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto