Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gus Irfan dan Tongkat Estafet NU Mbah Hasyim

A
Penulis: Anggi Fridianto❯
Oleh: Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan, Jombang, KH Zainul Ibad As’ad (Gus Ulib) 
Oleh: Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan, Jombang, KH Zainul Ibad As’ad (Gus Ulib)  

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Nahdlatul Ulama didirikan oleh KH Hasyim Asy'ari (Mbah Hasyim) dengan cita-cita menegakkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, menjaga persatuan bangsa, serta mengabdi kepada umat. Perjuangan tersebut merupakan amanah yang harus terus dilanjutkan oleh setiap generasi NU.

Advertisement

 

Dalam pandangan dan harapan sebagian besar warga Nahdliyin, Gus Irfan cucu langsung Mbah Hasyim yang saat ini menjabat Menteri Haji dan Umrah RI, dipandang sebagai salah satu sosok yang memiliki kapasitas untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan tersebut. Harapan itu didasarkan pada komitmen untuk menjaga nilai-nilai keilmuan, akhlak, persatuan, serta pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

 

Gus Irfan sebagai penerus tongkat estafet perjuangan KH Hasyim Asy'ari hendaknya dipahami sebagai sebuah harapan dan aspirasi besar umat untuk diwujudkan.

Advertisement

Artikel Terkait

Magnet Kuat dan Heterogenitas Warga NU

Magnet Kuat dan Heterogenitas Warga NU

Muktamar NU ke-35, 27-31 Agustus 2026 di Tambakberas Jombang telah selesai, dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto, didampingi beberapa Menteri kabinet Merah Putih, Kapolri dan banyak pejabat lain. Wapres RI Gibran Rakabu

Gus Ulib: Ujian Berat Warga Nahdliyin

Gus Ulib: Ujian Berat Warga Nahdliyin

Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, telah tuntas. Forum tertinggi organisasi NU itu telah melahirkan pengurus NU 'bermasalah' untuk masa khidmah 2026–2031.

PBNU Punya Waktu Sebulan Susun Pengurus, Ini 9 Nama Tim Formatur

PBNU Punya Waktu Sebulan Susun Pengurus, Ini 9 Nama Tim Formatur

pekerjaan rumah baru menanti kepemimpinan PBNU periode 2026–2031 setelah Muktamar ke-35 NU menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU. Keduanya kini memiliki tugas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer