Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

H+1 Lebaran, Lalin di Sejumlah Titik Jombang Macet Seharian, Antrean Mengular Berjam-jam

Achmad RW • Minggu, 22 Maret 2026 | 17:22 WIB

Arus lalu lintas H+1 Lebaran di Jl Raya Bandarkedungmulyo di Kabupaten Jombang macet nyaris seharian, Minggu (22/3/2026).
Arus lalu lintas H+1 Lebaran di Jl Raya Bandarkedungmulyo di Kabupaten Jombang macet nyaris seharian, Minggu (22/3/2026).

Radarjombang.id  – Arus lalu lintas H+1 Lebaran di sejumlah titik di Kabupaten Jombang macet nyaris seharian, Minggu (22/3/2026).

Sejak pagi hingga sore, antrean kendaraan mengular di jalur-jalur utama dan membuat perjalanan tersendat hingga berjam-jam.

Kepadatan salah satunya terjadi di ruas Jalur Provinsi Jombang–Ploso.

Akses dari dan menuju exit Tol Tembelang terpantau padat sejak pagi. Kendaraan mengular panjang dari arah tol menuju pusat kota.

Seorang warga setempat, Kurnia, 28, menyebut kemacetan sudah terjadi sejak pagi hari. Ia mengatakan antrean kendaraan bahkan membentang dari exit tol hingga Tambakberas.

“Sejak pagi sudah macet dan mengular, dari exit tol sampai Tambakberas,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya volume kendaraan ditambah banyaknya persimpangan di jalur tersebut membuat arus lalu lintas hanya bisa bergerak perlahan. “Jalannya cuma bisa nggremet ini, karena memang musim silaturahmi ini sepertinya,” tambahnya.

Kondisi serupa juga terjadi di jalur arteri nasional mulai Kecamatan Perak hingga Bandarkedungmulyo. Sejak pagi hingga sore, arus kendaraan terpantau padat merayap.

Puncak kepadatan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, dengan antrean mencapai kurang lebih 4 kilometer. Kendaraan didominasi mobil pribadi berpelat Surabaya dan Sidoarjo yang mengarah ke Nganjuk dan sekitarnya.

Titik kemacetan terparah berada di simpang tiga Mengkreng, Bandarkedungmulyo. Persimpangan ini menjadi pertemuan arus dari arah Jombang, Nganjuk, dan Kediri sehingga kerap menjadi titik krusial saat arus mudik maupun balik Lebaran.

Petugas kepolisian terlihat melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan. Namun, tingginya volume kendaraan membuat arus tetap tersendat.

Selain itu, kemacetan juga dipicu perlintasan kereta api di Desa Plosorejo. Saat kereta melintas, arus kendaraan harus berhenti sehingga terjadi penumpukan panjang, ditambah antrean dari exit Tol Bandarkedungmulyo.

Seorang pemudik, Handoko, 55, warga Sidoarjo tujuan Kertosono, mengaku sudah terjebak macet sejak keluar tol. Ia menyebut antrean mencapai sekitar 4 kilometer dengan waktu tunggu lebih dari satu jam. “Macetnya dari exit tol, kira-kira 4 kilometer. Nunggu sekitar satu jam lebih,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Rusman, 49, pemudik asal Surabaya tujuan Nganjuk. Ia mengatakan perjalanan menjadi jauh lebih lama karena terjebak macet cukup lama di tengah cuaca panas.

 

“Tadi berangkat setengah delapan, sampai sekarang masih di jalan. Kejebak macet sekitar satu sampai dua jam. Panas sekali,” keluhnya.

Selain dua ruas itu, kepadatan juga terpantau di Jalur Provinsi Ploso-Babat, khususnya di Kecamatan Ploso hingga Kabuh. Hingga Minggu siang, ribuan kendaraan tampak mengular di jalur utama penghubung Jombang-Lamongan tersebut. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #macet #Jombang Macet. Lalu Lintas #Arus lalu lintas #Lebaran