Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sensasi Gurih Mie Kuah Hitam dari Wonosalam

Achmad RW • Kamis, 22 Desember 2022 | 13:41 WIB
Dwi Cahyo Utomo, 65, warga Dusun/Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam mengolah mi kuah hitam kluwek di warungnya kemarin.
Dwi Cahyo Utomo, 65, warga Dusun/Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam mengolah mi kuah hitam kluwek di warungnya kemarin.
JOMBANG - Kecamatan Wonosalam, tak pernah kehabisan menu kuliner unik dan lezat. Salah satu yang mulai banyak diburu warga, yakni mi kuah hitam. Selain rasa gurihnya yang nendang, harganya pun ramah di kantong.

”Warna hitamnya itu dari rebusan kluwek, orang sini kadang nyebutnya picung. Di Wonosalam masih banyak tanamannya,” terang Dwi Cahyo Utomo, 65, warga Dusun/Desa Panglungan pemillik warung mi kuah hitam kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Ide pembuatan mi kuah hitam bermula saat Dwi melihat kluwek. Rempah-rempah yang dihasilkan dari pohon picung yang tumbuh di daerah hutan ini memang bisa dimanfaatkan untuk bumbu dapur. Dari situ, dia mulai mencoba untuk mengolah mi dengan memanfaatkan bahan kluwek untuk bahan kuahnya. Untuk stok kluwek, Dwi tidak perlu bingung mencari. Pasalnya, di Wonosalam cukup melimpah. ”Kadang cari kadang juga beli. Kalau beli biasanya Rp 25-Rp 30 ribu per kilogramnya,’’ terangnya.

Proses pembuatan mi kuah hitam cukup mudah. Dwi terlebih dulu menyiapkan beberapa bahan. Seperti minyak wijen, garam, gula, baby cumi, kluwek yang sudah diolah serta campuran tanaman pakis. Pakis sendiri ia dapat dari berburu di kebun. ”Cara pengolahannya sama seperti membuat mi pada umumnya. Cuma bumbunya adalah kluwek yang sudah kita olah,” papar dia.

Hasilnya tak mengecewakan. Olahan mi kuahnya memiliki cita rasa yang berbeda. Campuran rebusan kluwek menjadikan warna kuahnya menjadi hitam pekat, dengan rasa gurihnya yang khas. Selain itu olahan mi yang kenyal menjadikan rasanya lebih mantap. ”Akhirnya saya kembangkan mi kuah hitam kluwek, ternyata banyak yang suka,” bebernya.

Tidak hanya banyak diminati sekitar Wonosalam, banyak wisatawan dari berbagai daerah yang berlibur ke Wonosalam juga sering mampir ke warungnya untuk mencicipi mi kuah hitam olahannya. Rata-rata pengunjung usai mencicipi mi kuah hitam mengaku puas.  ”Kalau yang sudah langganan, ada yang dari Surabaya, Krian, Gresik, Mojokerto dan Jombang,’’ ujar Dwi kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (21/12).

Seporsi mi kuah hitam dipatok dengan harga Rp 15 ribu. Dalam sehari, Dwi bisa menjual rata-rata 20 porsi. ”Kalau akhir pekan atau hari libur malah bisa lebih, bisa sampai 30 porsi,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz) Editor : Achmad RW
#Mia kuah hitam #Kluwak #Tempat wisata #Jombang #kecamatan wonosalam #wonderland wonosalam #kuliner #Kerajinan tanga