Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sosok Erna Kusrini Kepala SMKN Kudu Jombang, Getol Menghidupkan Semangat Kartini Melalui Pendidikan

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 09:02 WIB
Erna Kusrini Kepala SMKN Kudu Jombang
Erna Kusrini Kepala SMKN Kudu Jombang

 

JOMBANG - Semangat Raden Ajeng Kartini tak cukup dirayakan lewat simbol. Bagi Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd., perjuangan itu harus hidup dalam tindakan nyata, terutama melalui pendidikan. Kepala SMKN Kudu ini memaknai Hari Kartini sebagai momentum untuk melanjutkan perjuangan perempuan di era modern. Bukan lagi soal emansipasi dalam arti sempit, tetapi bagaimana perempuan mampu mandiri, berdaya, dan memberi dampak bagi lingkungan.

”Tidak cukup hanya mengenakan kebaya atau mengikuti lomba. Yang lebih penting adalah bagaimana kita melanjutkan perjuangan melalui pendidikan, menjadi perempuan mandiri, berani bermimpi, dan memberi dampak,” ujar peraih 10 besar EJIES dari Satuan Pendidikan Wilayah Jombang tersebut.

Perempuan kelahiran Malang, 24 Februari 1971 itu menegaskan, kemandirian adalah bekal penting bagi siapa pun, tanpa memandang gender. ”Kemandirian bukan untuk menyaingi siapa pun, tapi untuk memastikan perempuan punya kendali atas hidupnya,” tegasnya.

Baginya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam membentuk perempuan yang kuat. Perempuan terdidik tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga membawa perubahan besar bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Di Balik Kesibukan Mengajar, Guru SMKN 2 Jombang Ini Ternyata Hobi Surfing dan Taklukkan Gunung

Erna juga melihat proses belajar tidak berhenti di bangku sekolah. Pengalaman hidup, lingkungan masyarakat, hingga keterlibatan dalam organisasi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan kesiapan menghadapi masa depan.

Di tengah perannya sebagai kepala sekolah, ia tetap menjalankan peran dalam keluarga. Bersama suaminya, Riadus, serta dua anaknya, Zavira dan Ramadhanis, ia membangun rumah tangga dengan prinsip kebersamaan. Baginya, peran ibu sangat kompleks dan strategis. ”Ibu itu bisa jadi manajer, koki, bendahara, guru privat, bahkan konselor bagi anak-anaknya,” ungkapnya.

Kesibukan tak membuatnya jauh dari keluarga. Justru, ia menjadikan momen sederhana sebagai pengikat kebersamaan. Dapur menjadi ruang “melepas penat”, dengan menghadirkan menu favorit keluarga seperti ikan bakar, asem-asem ikan, hingga plecing.

Baca Juga: Upaya Tingkatkan Kompetensi, Siswa SMKN Kudu Jombang Semangat Ikuti Tryout TKA

Menurutnya, perempuan memegang peran kunci dalam pembangunan bangsa, terutama melalui pendidikan. Dari tangan perempuan, kualitas generasi masa depan dibentuk.

Ia berharap perempuan Indonesia mampu menjadi pribadi yang profesional sekaligus tetap menjaga keseimbangan dalam keluarga. ”Menjadi perempuan itu harus bisa berdaya, tapi tetap menjaga keseimbangan sebagai istri dan ibu,” ungkapnya. 

Menguatkan Keterampilan dan Karakter

KONSISTENSI menjadi kunci perjalanan Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd. dalam dunia pendidikan. Lebih dari dua dekade mengabdi, ia kini dipercaya memimpin SMKN Kudu sejak Mei 2025. Bagi Erna, pendidikan tak hanya soal mencetak lulusan terampil, tetapi juga membentuk karakter yang kuat.

Perempuan kelahiran Malang itu menempuh pendidikan dasar di Gondanglegi, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Bangsal Mojokerto dan SMA Negeri 3 Mojokerto. Minatnya pada dunia pendidikan membawanya mengambil S1 Pendidikan Teknik Bangunan di IKIP Malang (kini Universitas Negeri Malang) dan melanjutkan S2 Magister Manajemen Pendidikan di STIE Indonesia Malang.

Kariernya dimulai sebagai ASN melalui ikatan dinas di SMKN 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep. Di sana, ia mengabdi cukup lama, membangun fondasi sebagai pendidik vokasi. ”Cukup lama saya di Sumenep, mulai tahun 2000 sampai 2008,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting saat ia melanjutkan pengabdian di SMKN 3 Jombang sejak 2008 hingga 2025 sebagai guru Teknik Bangunan. Selama itu, Erna terlibat langsung dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi di bidangnya.

Perjalanan panjang itu mengantarkannya pada posisi kepemimpinan. Sejak dipercaya menjadi kepala sekolah, ia membawa visi pendidikan yang seimbang antara keterampilan dan pembentukan karakter siswa.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh pendidikan yang tepat.
”Perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, perempuan memiliki ruang luas untuk berkontribusi di berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan. Bahkan, peran sebagai ibu rumah tangga tetap memiliki nilai strategis dalam pembangunan.

Di tengah kesibukan sebagai kepala sekolah, Erna tetap menjaga keseimbangan peran dalam keluarga. Bersama suaminya, Riadus, serta kedua anaknya, ia menjadikan keluarga sebagai prioritas.

Dengan pengalaman panjang yang dimiliki, ia berharap perempuan Indonesia terus berkembang menjadi pribadi yang profesional dan bermartabat. ”Perempuan bisa berkontribusi di bidang apa pun, selama memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya.

 

Membangun Keterampilan dan Karakter

KONSISTENSI menjadi kunci perjalanan Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd. dalam dunia pendidikan. Lebih dari dua dekade mengabdi, ia kini dipercaya memimpin SMKN Kudu sejak Mei 2025. Bagi Erna, pendidikan tak hanya soal mencetak lulusan terampil, tetapi juga membentuk karakter yang kuat.

Perempuan kelahiran Malang itu menempuh pendidikan dasar di Gondanglegi, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Bangsal Mojokerto dan SMA Negeri 3 Mojokerto. Minatnya pada dunia pendidikan membawanya mengambil S1 Pendidikan Teknik Bangunan di IKIP Malang (kini Universitas Negeri Malang) dan melanjutkan S2 Magister Manajemen Pendidikan di STIE Indonesia Malang.

Kariernya dimulai sebagai ASN melalui ikatan dinas di SMKN 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep. Di sana, ia mengabdi cukup lama, membangun fondasi sebagai pendidik vokasi. ”Cukup lama saya di Sumenep, mulai tahun 2000 sampai 2008,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting saat ia melanjutkan pengabdian di SMKN 3 Jombang sejak 2008 hingga 2025 sebagai guru Teknik Bangunan. Selama itu, Erna terlibat langsung dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi di bidangnya.

Perjalanan panjang itu mengantarkannya pada posisi kepemimpinan. Sejak dipercaya menjadi kepala sekolah, ia membawa visi pendidikan yang seimbang antara keterampilan dan pembentukan karakter siswa.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh pendidikan yang tepat.
”Perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, perempuan memiliki ruang luas untuk berkontribusi di berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan. Bahkan, peran sebagai ibu rumah tangga tetap memiliki nilai strategis dalam pembangunan.

Di tengah kesibukan sebagai kepala sekolah, Erna tetap menjaga keseimbangan peran dalam keluarga. Bersama suaminya, Riadus, serta kedua anaknya, ia menjadikan keluarga sebagai prioritas.

Dengan pengalaman panjang yang dimiliki, ia berharap perempuan Indonesia terus berkembang menjadi pribadi yang profesional dan bermartabat. ”Perempuan bisa berkontribusi di bidang apa pun, selama memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya. (wen/naz)

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#smkn kudu jombang #Erna Kusrini Kepala SMKN Kudu Jombang #Jombang