Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Inspiratif! Witin Kepala SMAN Kesamben Mengabdi untuk Pendidikan, Menguatkan Peran Perempuan

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 08:10 WIB
Witin Kepala SMAN Kesamben
Witin Kepala SMAN Kesamben

 

Radarjombang.id - Momentum peringatan Hari Kartini dimaknai Kepala SMAN Kesamben, Witin SPd MM, sebagai refleksi peran perempuan masa kini yang harus semakin mandiri dan berdaya. Baginya, perjuangan Kartini telah membuka ruang luas bagi perempuan untuk berkembang, sehingga tidak boleh disia-siakan.

’’Perempuan harus mandiri dan berdaya. Tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam berpikir, mengambil keputusan, dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan,’’ katanya.

Witin menilai, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan. Perempuan tidak hanya hadir sebagai pendidik di sekolah, tetapi juga sebagai fondasi utama pembentukan karakter di dalam keluarga.

’’Perempuan adalah pendidik pertama bagi anak-anak. Dari keluarga itulah nilai, karakter, dan masa depan generasi dibentuk,’’ jelasnya.

Pendidikan menjadi kunci penting bagi perempuan. Namun, proses belajar tidak hanya terbatas pada bangku sekolah. Pengalaman hidup, lingkungan sosial, hingga pemanfaatan teknologi digital juga menjadi ruang berkembang yang efektif.

Di tengah kesibukannya sebagai kepala sekolah, Witin tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas. Ia memaknai peran ibu sebagai pendidik utama yang menghadirkan kehangatan emosional bagi anak-anak.

’’Tidak harus selalu dengan hal besar, kebersamaan sederhana seperti berbincang dan mendampingi anak sudah sangat berarti,’’ tuturnya.

Baca Juga: Tryout TKA SMAN Kesamben Jombang, Siswa Semakin Siap Hadapi TKA

Ia juga menekankan, kontribusi perempuan dalam pembangunan dapat dilakukan dari berbagai lini. Mulai dari profesional di bidangnya, kegiatan sosial, hingga membangun keluarga yang harmonis.

Witin berharap, perempuan Indonesia terus berkembang menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan berpendidikan. ’’Sehingga mampu memberi dampak nyata bagi bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur,’’ ungkapnya. (wen/jif).

 

Staf Desa Kini Jadi Kepala SMAN Kesamben

Perjalanan panjang Witin SPd MM dalam dunia pendidikan menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi. Perempuan kelahiran Jombang, 11 September 1971, ini kini dipercaya sebagai Kepala SMAN Kesamben Kabupaten Jombang.

Ia menempuh pendidikan dari Madrasah Ibtidaiyah Carangrejo (lulus 1984). MTs Negeri Carangrejo (1987). SMA Negeri Kesamben Jombang (1990). Kemudian melanjutkan ke jenjang S1 di Universitas Negeri Jember dan lulus 1996.

Semangat belajar yang tinggi membawanya melanjutkan pendidikan S2 Magister Manajemen di Universitas Dr Soetomo Surabaya yang diselesaikan pada 2022. Saat ini dia tengah menempuh pendidikan S3 di Universitas Negeri Surabaya.

Baca Juga: Profil Tantri Kusuma Dewi, Guru SMKN 2 Jombang Cetak Siswa Juara Nasional Fashion

Sebelum terjun penuh di dunia pendidikan, Witin pernah bekerja sebagai staf keuangan di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, pada 2001 hingga 2004. Pengalaman tersebut menjadi awal pengabdiannya di sektor publik.

Pada 2005, ia diangkat sebagai CPNS dan memulai karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Seiring waktu, karirnya terus berkembang dari pangkat III/a (Penata Muda) hingga mencapai IV/b (Pembina Tingkat I).

’’Setiap jenjang yang saya lalui adalah amanah dan tanggung jawab untuk terus berkembang,’’ ungkapnya.

Kini, sebagai kepala sekolah, ia mengemban tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter generasi muda. Baginya, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembentukan nilai dan kepribadian.

Di tengah kesibukan tersebut, Witin tetap menjaga keseimbangan kehidupan keluarga. Bersama suami, Wardoyo SPd MMPd, serta tiga anaknya, Rico Wardana Putra, Chelsy Wardani Putri, dan Vico Erlangga, ia selalu berusaha menghadirkan waktu berkualitas.

’’Saya mungkin tidak selalu punya banyak waktu untuk memasak. Tetapi saya berusaha hadir melalui kebersamaan, mendengarkan cerita anak, dan mendampingi mereka,’’ katanya.

Baginya, kehadiran dan perhatian adalah bentuk kasih sayang yang paling berarti dalam keluarga. Perjalanan karirnya menjadi bukti bahwa perempuan mampu berperan besar di ruang publik sekaligus tetap menjaga keharmonisan keluarga. (wen/jif)

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#witin #kepala sman kesamben #Jombang