Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Hidupkan Semangat Kartini, Lilik Zulailiyah Agus Purnomo: Perempuan Harus Berdaya dan Berdampak

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 08:03 WIB
Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, S.E
Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, S.E

 

JOMBANG – Semangat Kartini di era modern bagi Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, S.E., dimaknai sebagai dorongan nyata bagi perempuan untuk terus berdaya dan memberi dampak bagi lingkungan.

Perempuan kelahiran Jombang, 22 Januari 1972 ini menegaskan, Hari Kartini harus menjadi refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

 ”Hari Kartini bukan sekadar mengenakan pakaian adat, tetapi bagaimana perempuan bisa terus berdaya, mandiri secara ekonomi, berani berkarya, dan melawan stereotip gender,” ujar Istri Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si tersebut.

Menurutnya, kemandirian menjadi hal penting bagi perempuan agar tidak mudah bergantung pada orang lain sekaligus mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Kemandirian tersebut juga menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia juga menilai pendidikan sebagai pilar utama dalam pemberdayaan perempuan. Pendidikan, menurutnya, menjadi kunci dalam mewujudkan kesetaraan gender sekaligus membangun generasi yang cerdas dan berkualitas.

Baca Juga: Profil Waliyul Hakim, Calon Ketua DPC PKB Jombang, Punya Strategi Politik Kehadiran dan Berdampak

Selain pendidikan formal, Lilik menyebut perempuan dapat berkembang melalui berbagai ruang, seperti pelatihan, komunitas, organisasi, serta lingkungan sosial yang suportif. Dukungan sosial dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk perempuan yang berdaya.

Dalam kehidupan keluarga, ia menempatkan peran ibu sebagai sosok sentral yang tidak tergantikan.

Seorang ibu, menurutnya, memiliki banyak fungsi, mulai dari pengasuh, pendidik karakter, pengelola keuangan, hingga sumber dukungan emosional bagi keluarga.

”Ibu harus mampu menciptakan lingkungan rumah yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Itu sangat penting bagi tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga,” ungkapnya.

Melalui berbagai organisasi yang dijalaninya, Lilik juga aktif memberdayakan perempuan dengan mendorong kesetaraan gender, memberikan pelatihan kepemimpinan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk berkembang.

Ia menegaskan, perempuan dapat berkontribusi dalam pembangunan melalui berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya. Perempuan juga berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai sosial dan memperkuat ketahanan keluarga.

Ke depan, ia berharap perempuan Indonesia mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, serta memiliki cita-cita tinggi.

 ”Perempuan harus berani memilih jalan hidupnya dan memberikan dampak positif, baik untuk dirinya maupun lingkungan,” harap ibu dari Moch. Aldi Sofiulloh dan Zahfarina Qurrotul'ain tersebut. (wen/naz)

 

Perempuan Harus Jadi Motor Pembangunan Daerah

Semangat Raden Ajeng Kartini tak hanya hidup di ruang sejarah, tetapi juga dalam kerja-kerja organisasi perempuan masa kini.

Hal itu tecermin dari kiprah Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, S.E., yang konsisten mendorong pemberdayaan perempuan di Kabupaten Jombang.

Bagi Lilik, Kartini modern bukan hanya soal simbol emansipasi, tetapi juga aksi nyata memperluas ruang peran perempuan dalam pembangunan.

Lilik menempuh pendidikan di SDN Jombang 1 (1979–1985), SMPN 3 Jombang (1985–1988), dan SMA PGRI 1 Jombang (1988–1991). Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di STIE Malangkucecwara Malang dan lulus pada 1995.

Dalam perjalanan organisasinya, Lilik dipercaya memegang berbagai posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jombang Unit Kerja Bagian Hukum pada 2014–2017, kemudian Ketua DWP Unsur Pelaksana Perpustakaan (2017–2019), dan Ketua DWP Unsur Pelaksana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (2019–2021).

Baca Juga: Profil Waliyul Hakim, Calon Ketua DPC PKB Jombang, Punya Strategi Politik Kehadiran dan Berdampak

Sejak 2022 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Ketua DWP Kabupaten.

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ketua Perwosi periode 2023–2027, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) 2022–2026, serta Ketua GOPTKI sejak 2020 hingga sekarang.

Tak hanya itu, ia juga aktif di Tim Penggerak PKK dengan jabatan Ketua I pada periode 2022–2025 dan saat ini menjabat sebagai Ketua III PKK. Ia juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Dekranasda serta Wakil Ketua I Pokja Bunda PAUD.

Melalui berbagai peran tersebut, Lilik berupaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan. Ia menerapkan kebijakan kesetaraan gender, membuka peluang pelatihan kepemimpinan, serta menciptakan lingkungan organisasi yang mendukung perempuan untuk berkembang.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan, baik melalui pemberdayaan ekonomi seperti UMKM dan industri, pengelolaan ekonomi keluarga, hingga kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan.

Lilik berharap perempuan dapat terus berkembang dan mengambil peran strategis di berbagai bidang.

”Perempuan harus mandiri, berdaya, dan mampu menjadi pemimpin yang berempati, sekaligus tetap menjalankan perannya dalam keluarga,” pungkasnya. (wen/naz)

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Lilik Zulailiyah Agus Purnomo #Jombang #sosok #Sekdakab Jombang