Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Begini Cara Nur Laila Tanamkan Kebiasaan yang Baik pada Anak sejak Dini

Wenny Rosalina • Kamis, 23 Mei 2024 | 06:42 WIB
Nur Laila saat memimpin upacara di sekolah yang ia pimpin
Nur Laila saat memimpin upacara di sekolah yang ia pimpin

RadarJombang.id - Nur Laila adalah sosok guru, kepala sekolah, ibu sekaligus motivator yang hebat baik bagi siswanya maupun bagi ketiga anaknya.

See, think, do act the best, begitu motivasi yang setiap hari ia sampaikan.

Tidak hanya itu, Nur Laila juga menanamkan karakter dan pembiasaan baik dalam hal sekecil apa pun.

”Lihat, pikir, dan lakukan yang terbaik, hal itu yang selalu saya tanamkan baik kepada anak-anak maupun kepada siswa,” ungkap ibu tiga anak ini.

Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses dan usaha, dan tidak ada usaha yang sia-sia.

Hasil akhir, juga tidak akan pernah berkhianat dengan usaha yang pernah dilakukan.

SMK Telekomunikasi bisa berprestasi, aktif mengikuti lomba-lomba hingga meraih juara, tak bisa dilepaskan dari peran Nur Laila.

”Awal-awal memang tidak percaya diri, tapi sering kami motivasi, kami ikut sertakan, hingga anak-anak bisa juara tingkat nasional,” jelasnya.

Menjadi wanita karier penuh tantangan sekaligus membutuhkan perjuangan.

Salah satu momen yang sangat ia ingat ialah saat awal ia dikarunia anak.

Pasalnya, ia harus bisa membagi waktu antara keluarga dan tugas di sekolah.

Baca Juga: Anik Muizzah, Sosok Guru Pencinta Puisi hingga Hasilkan Empat Karya Buku

Namun hal itu terselesaikan setelah ia membangun team work yang baik dengan suaminya.

Ia berbagi tugas dengan suaminya, Edy Yuswanto SPd MPd, dan mengajarkan kepada anak-anak, yakni Ahmad Nazar Haq, Ahmad Wildan Adibi, dan Faza Naila R untuk bertanggung jawab sejak dini.

Dengan memberikan tanggung jawab kepada anak, anak akan semakin disiplin, dan pekerjaan rumah menjadi semakin ringan jika dikerjakan bersama-sama.

”Jadi wanita karier itu sulit, jadi team work harus berjalan,” jelasnya.

Kerja sama dalam rumah tangga memang dibutuhkan sehingga ketika ada tugas ke luar kota beberapa hari hingga satu bulan pun, ia tetap bisa tenang  ketika harus meninggalkan anak-anak.

”Suami sudah faham, harus begini, atau begitu, dan suami selalu men-support semua kegiatan saya,” jelasnya.

Pagi, ia biasakan untuk bangun dan salat Subuh bersama sekeluarga.

Tidak tidur setelah salat Subuh, dan menyiapkan sarapan. Pukul 05.30 WIB semua sarapan sudah siap.

”Saya dan suami berangkat ke sekolah, anak-anak pergi ke sekolah semua sudah terisi, semua saya pastikan harus sudah sarapan,” ungkap nenek dua cucu ini.

Pembiasaan itu ia lakukan sejak anak-anaknya masih kecil.

Tidak hanya pembiasaan, ia juga selalu menanamkan karakter yang baik kepada siswa.

Nasihat yang terus disampaikan kepada ketiga anaknya adalah melakukan hal baik sekecil apa pun.

Baca Juga: Kartini-Kartini Masa Kini di Jombang: Berawal Dari bidan Desa, Wanita Ini Jadi Penggerak Posyandu Jiwa dan Puluhan Tahun Rawat ODGJ

”Baik itu membuang sampah ke tempatnya, atau membantu teman,” ungkapnya.

Dalam hal pendidikan, Nur Laila bukan ibu yang suka memaksakan kehendaknya.

Ketiga anaknya tidak harus mengikuti jejak dirinya atau ayahnya.

Sebagai ibu, ia hanya mengenalkan, memberikan teladan, dan memberikan fasilitas, keputusan diserahkan kepada masing-masing anak.

”Anak saya suka membaca, tapi tidak suka menulis seperti saya, tapi tiga-tiganya suka teknik seperti ayahnya,” jelas Nur Laila.

Sebagai wanita karier, Nur Laila juga harus pandai mengatur waktu untuk keluarga.

Karana sulit menyatukan hari libur, ia manfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin.

Seperti jalan-jalan hanya sekadar mencari makan bersama di luar.

Di waktu-waktu itu ia saling berbincang, berbagi cerita, dan saling memotivasi satu sama lain.

”Saya upayakan sore itu sudah ada di rumah, sudah  berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya. (wen/naz)

 

Editor : Achmad RW
#anak #Motivator #Guru #sosok #kepala sekolah #Ibu