RadarJombang.id - Berbicara mengenai Lamongan seolah tak ada habisnya.
Menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang punya segudang hal menarik untuk dijajaki.
Mulai dari kulinernya, sumber daya bahari, sejarah, adat dan tradisi hingga wisatanya yang beraneka ragam.
Wisata di Kabupaten Lamongan juga terbagi kedalam beberapa kategori diantaranya wisata Religi, wisata edukasi, wisata sejarah, hingga wisata alam.
Berikut 5 destinasi wisata religi muslim yang sedang hits di Lamongan dan cocok untuk dikunjungi.
1. Masjid Namira
Masjid Namira menjadi salah satu destinasi wisata religi muslim yang banyak mencuri perhatian wisatawan.
Pasalnya, masjid ini mempunyai interior yang megah nan unik dan digadang-gadang sebagai masjid termegah di Kabupaten Lamongan.
Pesona Masjid Namira tak hanya terletak pada interior dan ornamennya yang khas dengan cat warna emas.
Bagian luar masjid ini juga menyuguhkan lampu-lampu taman yang memancarkan warna kuning terang sehingga dapat memikat mata.
Tak heran, hal itu sukses menarik para jamaah yang ingin beribadah ataupun wisatawan saat berkunjung.
Di masjid ini ada tempat wudhu standar hotel, kantor, tempat peminjaman sarung dan mukena, kursi roda, area parkir, hingga kolam ikan sebagai dekorasi.
Tak hanya itu, masjid yang berada di Jalan Raya Mantup KM 5, Sanur, Jotosanur, Kecamatan Tikung ini juga mempunyai agenda rutin yakni mengadakan kajian Islam yang dibuka gratis untuk umum.
Adapun terkait jadwal kajian, pengunjung dapat melihat rincian kegiatan melalui laman resmi instagramnya di @masjidnamira.
2. Makam Sunan Drajat
Sunan Drajat merupakan salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa.
Sunan Drajat atau Raden Qasim juga terkenal dengan falsafahnya yang berisi pesan-pesan kemanusiaan.
Beliau wafat pada tahun 1522 M dan dimakamkan di kompleks Makam Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan.
Hingga saat ini, makam tersebut masih ramai didatangi pengunjung yang ingin berziarah dan berwisata religi.
Termasuk mengunjungi Museum Sunan Drajat yang masih menyimpan artefak peninggalan tokoh Wali Songo tersebut.
Beberapa koleksi peninggalan Sunan Drajat antara lain Al-Qur'an, bedug, kain tenun, buku, gamelan hingga barang-barang perunggu, besi, dan5 kuningan masih dirawat hingga saat ini.
Bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi tempat wisata religi ini penting untuk mengetahui fasilitas yang tersedia agar kunjungan lebih nyaman dan menyenangkan.
Di dekat kawasan makam, telah disediakan area parkir yang luas, toilet umum untuk kebersihan pribadi dan pilihan rumah makan di dekat makam jika merasa lapar.
3. Makam Syekh Maulana Ishaq
Syekh Maulana Ishaq merupakan ulama kelahiran samarqand, Rusia Selatan yang kemudian diutus Sultan Turki Usmani untuk menyebarkan agama Islam di Asia Timur khususnya nusantara pada pertengahan abad ke-15.
Meski tak masuk dalam jajaran Wali Songo, Syekh Maulana Ishaq cukup populer di kalangan masyarakat muslim.
Lantaran dakwahnya yang dikenal sangat lembut dan tenang sehingga diterima masyarakat yang kala itu masih memeluk agama hindu kuno.
Kini, makam Syekh Maulana Ishaq yang berada di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran ini masih ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berziarah dan berwisata religi.
Dibelakang pesarean, pengunjung juga dapat melihat replika bayang gambang atau tempat pertemuan para wali dan masyarakat.
Lokasi itu diyakini dulunya digunakan Syekh Maulana Ishaq sebagai tempat pengajaran Islam melalui seni, musik dan sastra.
4. Masjid Agung Lamongan
Selain Masjid Namira, salah satu masjid yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata religi adalah Masjid Agung Lamongan.
Masjid yang didirikan pada tahun 1908 ini mempunyai gaya arsitektur Jawa yang khas.
Terdiri atas masjid beratap tumpang 3 yang mengartikan iman, islam, dan iksan serta 2 menara kembar setinggi 53 meter yang bermakna usia Nabi Muhammad SAW ketika hijrah.
Keunikan lain dari Masjid ini adalah menyimpan mushaf Al-Qur'an terbesar yang berukuran 240 x 155 sentimeter, dengan ketebalan 17 cm dan berat 350 kg.
Untuk melindunginya, mushaf Al-Qur'an raksasa tersebut disimpan di dalam kotak kaca.
Masjid Agung Lamongan yang berada di pusat Kota Lamongan ini kerap menjadi jujugan wisatawan karena lokasinya yang strategis dan keindahan arsitektur yang membuat kerasan untuk berlama-lama disini.
5. Makam Sunan Sendang Duwur
Sunan Sendang Duwur dikenal sebagai ulama yang berhasil mengembangkan pertanian dengan bercocok tanam sambil berdakwah Agama Islam kepada penduduk lokal setempat.
Beliau juga dikenal karena mukjizatnya yang dipercaya dapat memindahkan bangunan masjid hanya dengan satu malam.
Sunan Sendang Duwur dimakamkan di atas bukit Amitunon, Desa sendang Duwur, Kecamatan Paciran Lamongan.
Makamnya pun cukup unik karena memiliki bangunan berarsitektur tinggi dengan memadukan kebudayaan Islam dan Hindu.
Pada bagian luar terdapat dua gapura berbentuk tugu bentar dan bagian dalam berbentuk paduraksa.
Kemudian dinding penyangga cungkup makam dihiasi ukiran kayu jati dan batu hitam berbentuk kepala Kala menghiasi kedua sisi dinding penyangga.
Hingga kini, makam Sunan Sendang Duwur masih ramai dikunjungi peziarah mengingat pengaruhnya yang besar dalam syiar Islam.
Itulah 5 destinasi wisata religi di Lamongan yang cocok untuk dikunjungi. (mg5/riz)
Editor : Achmad RW