Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Cuma Mengajar, Muhammad Luth Zakky Juga Raih Sejumlah Prestasi Membanggakan Ini

Ainul Hafidz • Minggu, 8 Maret 2026 | 05:24 WIB

 

Muhammad Luth Zakky guru MAN 7 Jombang.
Muhammad Luth Zakky guru MAN 7 Jombang.

RadarJombang.id - Guru Bahasa Indonesia MAN 7 Jombang, Muhammad Luth Zakky MPd, kembali menorehkan prestasi di awal 2026.

Dalam kurun waktu berdekatan, ia meraih penghargaan pada lomba menulis cerpen tingkat kota dan lomba video kreatif tingkat provinsi.

Prestasi pertama diraih melalui ajang Warga Menulis: Kompetisi Menulis Cerpen yang diselenggarakan Perpustakaan Balai Pemuda Surabaya.

Dalam kompetisi tingkat Kota Surabaya, Zakky terpilih sebagai juara pertama. Hasil lomba diumumkan pada 1 Februari 2026.

Tak lama berselang, dia kembali meraih prestasi pada lomba video kreatif peringatan Bulan K3 Nasional yang diselenggarakan PLN UID Jawa Timur.

Pada ajang tingkat provinsi itu, Zakky berhasil meraih juara dua. Pengumuman pemenang pada 2 Maret 2026 melalui akun media sosial PLN.

Dalam pembuatan video tersebut, Zakky tidak bekerja sendiri. Ia melibatkan dua siswanya, Tita dan Dahlia, yang membantu proses produksi hingga penyusunan konsep.

’’Video itu kami kerjakan dengan alat seadanya, tidak seperti peserta lain yang menggunakan peralatan profesional. Saya juga tidak menyangka bisa meraih juara,’’ ungkapnya.

Lomba tersebut mengangkat tema edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Selama ini, K3 kerap dikaitkan dunia industri atau proyek. Padahal prinsip tersebut juga penting diterapkan di lingkungan madrasah.

Menurutnya, penerapan K3 di madrasah bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang sering terabaikan.

Misalnya penggunaan stop kontak listrik yang bertumpuk atau instalasi listrik yang kurang aman.

’’K3 itu tidak hanya di pabrik atau proyek. Di sekolah juga penting. Seperti keamanan penggunaan listrik atau fasilitas belajar yang aman bagi siswa,” imbuhnya.

Zakky menilai keberhasilan dalam lomba tersebut juga dipengaruhi kekuatan narasi yang dibangun dalam video edukasi yang dibuatnya bersama para siswa.

Selain aktif berkarya, sejak 2025 lalu Zakky juga mendapat tugas dari Kepala MAN 7 Jombang, Masrukhin, untuk mengelola Tim Peningkatan Prestasi madrasah. Tim itu dibentuk untuk mendorong siswa meraih prestasi hingga tingkat internasional.

’’Saya ditugaskan untuk mengelola tim peningkatan prestasi dengan target bisa menembus ajang internasional,’’ tuturnya.

Saat ini, terdapat dua ajang internasional yang sedang diikuti siswa MAN 7 Jombang dan masih menunggu tahap final. Kompetisi robotik serta Festival Pantun ASEAN.

Upaya tersebut tidak mudah. Sebab, posisi madrasah yang berada di wilayah pinggiran membuat persaingan melalui jalur reguler cukup berat jika tidak diimbangi dengan prestasi.

’’Madrasah kita berada di pinggiran, jalur reguler saja akan sulit kalau tidak diimbangi dengan prestasi. Dengan prestasi akademik maupun nonakademik, madrasah bisa lebih dikenal,’’ tuturnya.

Meski disebut sebagai tim, Zakky mengaku saat ini masih bekerja dengan sumber daya terbatas.

’’Sebenarnya agak berat, memang namanya tim. Tapi anggotanya masih saya sendiri, jadi ketua sekaligus anggota,’’ katanya sambil tertawa. (fid/jif)

 

Editor : Achmad RW
#Guru #MAN 7 Jombang #berprestasi #cerpen