RadarJombang.id - Prestasi membanggakan berskala nasional hingga internasional berhasil ditorehkan Kepala SMPN 1 Plandaan, Lukman Hidayat MSi MPd.
Ketekunannya dalam mengenalkan dan melestarikan budaya lokal melalui karya sastra mendapat beragam apresiasi dari berbagai pihak.
Terbaru, hasil karyanya turut terbukukan dalam Antologi Puisi Etnik Nusantara yang mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Antologi puisi tersebut tercatat sebagai buku puisi dengan jumlah penulis terbanyak.
Penilaiannya juga melibatkan peserta dari berbagai negara. Meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Thailand.
Karyanya dalam buku tersebut terinspirasi dari agenda wisata tahunan Kabupaten Jombang yakni Kenduren Durian di Kecamatan Wonosalam.
’’Puisi bertajuk Kenduren Durian Wonosalam tersebut saya tulis dengan menggunakan perpaduan dua bahasa, Indonesia dan Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu atau bahasa daerah tempat cerita itu diangkat. Ini agar mudah dipahami dan nyambung,’’ terangnya.
Perpaduan dua bahasa itu merupakan salah satu ciri penanda puisi etnik nusantara.
Melalui karyanya tersebut, Lukman berhasil menghadirkan gambaran budaya Jombang dengan nilai tradisi, bahasa, budaya dan kearifan lokal yang dituliskan secara bermakna.
Karya tersebut turut mengangkat identitas budaya lokal menuju panggung yang lebih luas.
Serta memperkaya literasi nasional. ’’Ada glosarium (arti kata Bahasa Jawa) dibawah puisi agar memudahkan pembaca dalam memahami makna dan fungsi dari kata-kata yang saya gunakan,’’ ujarnya
Penghargaan serupa juga pernah dia raih tahun lalu. Yakni atas keterlibatannya dalam Antologi Karmina ASEAN.
Lukman juga pernah masuk 21 nomine dan jatuh pada 10 besar Lomba Syair Internasional melalui karyanya yang berjudul; ’Purwa Bakti Wisata Jombang, pada 2023.
Beragam prestasi tersebut semakin menegaskan kontribusi dan dedikasinya dalam pelestarian budaya dan penguatan literasi.
’’Semoga prestasi ini dapat memberi inspirasi bagi para pendidik dan peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Jombang,’’ tandasnya. (dwi/jif)
Editor : Achmad RW