Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Syaiful Bahri: Saya Lahir dari Lingkungan Keluarga Santri

Achmad RW • Minggu, 29 September 2024 | 14:52 WIB
Syaiful Bahri bersama istri dan dua anaknya
Syaiful Bahri bersama istri dan dua anaknya

RadarJombang.id - Syaiful Bahri lahir di lingkungan keluarga santri, tepatnya di Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno Jombang.

Ia merupakan anak kelima dari enam bersaudara pasangan Abdulloh (alm) Siti Romlah.

”Saya lahir dari keluarga santri, anak ke-5 dari 6 bersaudara,” terang pria kelahiran Jombang, 11 Agustus 1979 ini.

Syaiful mengawali pendidikannya di MI Darul Ulum Selorejo, dan lulus pada tahun 1986. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP.

”Jadi seluruh kakak saya itu jalurnya MI, MTs, dan MA, tapi karena waktu saya SMP orang tua sudah meninggal, sekolahnya dibiayai kakak saya, dan sama kakak diarahkan ke SMP agar ada yang berbeda dari saudara yang lain,” lontar pria yang kini tinggal di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek ini.

Singkatnya, Syaiful diterima sekolah di SMP Pancasila Mojowarno dan lulus tahun 1989.

Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikannya ke SMAN 1 Jombang hingga lulus tahun 1992.

”Setelah itu, saya melanjutkan pendidikan ke Universitas Airlangga di jurusan Administrasi Negara hingga akhirnya lulus di tahun 1998,” imbuhnya.

Setelah menuntaskan pendidikan sarjananya, Syaiful kemudian sempat melakukan sejumlah kegiatan pendidikan lain hingga akhirnya ia diterima mengajar di Unipdu Jombang pada tahun 2001.

”Di Unipdu, sebagai staf pelajar, dan karena memang niat jadi dosen, sempat mengambil kuliah S2 di Unair juga sampai akhirnya lulus di tahun 2005,” imbuh bapak dua anak ini.

Namun, setelah lulus ia juga mencoba untuk ikut dalam seleksi CPNS Kementerian Agama hingga dinyatakan lolos.

Baca Juga: Sugeng Hariyanto, Kepala Sekolah di Jombang yang Jago Melukis dan Bermain Musik

Kariernya sebagai PNS dimulai pada 2005. Mulanya Syaiful bertugas di bidang urusan agama Islam di Kanwil Kemenag Jatim.

Hingga 12 tahun kemudian, ia pindah tugas ke Kemenag Kediri sebagai penyelenggara syariah hingga tahun 2020, dan Kasi PAIS Kemenag Kediri hingga November 2023.

”Setelah itu pindah ke Kemenag Jombang sampai hari ini,” pungkas suami dari Sulistin Prasetya ini. (riz/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Pais #kasi #lahir #Santri #Jombang #Kemenag #lingkungan #keluarga