Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Warga Sawiji Jombang Tanam Pisang di Jalanan

Ainul Hafidz • Minggu, 15 Februari 2026 | 12:23 WIB
Jalan di Dusun Kemirigalih, Sawiji, Jombang yang ditanami pisang
Jalan di Dusun Kemirigalih, Sawiji, Jombang yang ditanami pisang

RadarJombang.id – Warga Dusun Kemirigalih, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto Jombang meluapkan kekecewaan mereka dengan cara tak biasa.

Sebagai bentuk protes atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, warga kompak menanam pohon pisang di sepanjang jalan tersebut, Sabtu (14/2).

Pantauan di lokasi, jalan yang semula beraspal kini kondisinya memprihatinkan. Aspal yang dulu menutup badan jalan sudah nyaris hilang, menyisakan material batu kerikil yang terlihat jelas di permukaan.

Kerusakan terjadi hampir di sepanjang ruas jalan. Sedikitnya enam batang pohon pisang ditanam secara zig-zag di titik-titik jalan yang rusak parah.

Beny Atmanto, warga Dusun Kemirigalih mengatakan, aksi penanaman pisang dilakukan warga sejak pagi. Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lebih dari 10 tahun tanpa ada perbaikan berarti.

”Sudah lebih dari 10 tahun rusaknya. Warga resah karena selama ini dibiarkan saja. Sudah berkali-kali diukur petugas, tapi sampai sekarang belum pernah ada perbaikan. Kalau memang mau dibangun, segera dibangun, jangan diukur-ukur saja,” ujarnya.

Panjang jalan yang rusak hampir mencapai satu kilometer. Jalan tersebut merupakan akses utama warga, termasuk anak-anak sekolah dan santri salah satu pondok pesantren yang setiap hari melintas menuju masjid maupun tempat belajar.

”Ini akses warga. Anak-anak sekolah juga lewat sini. Santri pondok pesantren juga sering bolak-balik mengeluhkan kondisi jalan yang rusak,” imbuhnya.

Beny juga membandingkan kondisi jalan di wilayah sekitar. Ke arah utara menuju Dusun Meduran, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, kondisi jalan sudah baik. Namun, setelah melewati titik tertentu, jalan kembali rusak.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kondisi jalan di Dusun Kemirigalih setara dengan desa-desa lain.

”Kami sama-sama bayar pajak. Harapannya segera ada perbaikan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Muhtajudin, warga lainnya, yang berharap ada perhatian dari pemerintah terhadap kondisi jalan di dusunnya. Ia menilai selama ini pemerintah kurang peduli terhadap kerusakan jalan tersebut.

Sementara itu, Syaiful, warga setempat, menyebut kerusakan jalan sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu dan belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.

Menurutnya, ruas jalan tersebut berjarak sekitar 600 meter dari jalan raya Sawiji hingga perbatasan dengan Desa Ngumpul.

”Dulu sebenarnya sudah diaspal. Tapi, karena saking lamanya rusak, aspalnya hilang dan sekarang seperti jalan makadam lagi. Kadang warga desa lain bertanya kenapa di dusun ini masih ada jalan seperti itu,” ujarnya.

Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar anak-anak sekolah dan warga bisa melintas dengan aman dan nyaman.

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang Imam Bustomi melalui Kepala Bidang Bina Marga Agung Setiaji menjelaskan, berdasarkan peta kewenangan, ruas jalan tersebut merupakan jalan lingkungan desa, bukan jalan kabupaten.

”Dari peta, itu masuk jalan lingkungan desa. Bukan jalan kabupaten,” jelasnya.

Terkait kemungkinan intervensi dari pemerintah kabupaten, ia menegaskan secara kewenangan penanganan tetap berada di pemerintah desa.

”Secara kewenangan tetap ikut di pemerintaha desa,” katanya. (fid)

 

Editor : Achmad RW
#sawiji #ditanami pisang #Jombang #Jogoroto #jalan rusak