RadarJombang.id - Strategi digital marketing merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pebisnis atau perusahaan untuk menarik atensi dan minat calon pelanggan.
Digital marketing adalah jenis pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital, seperti mesin pencari, media sosial, dan email.
Strategi ini memungkinkan kamu menjangkau pasar lebih luas. Tidak hanya dalam negeri, melainkan juga mancanegara.
Mau Omzet Meningkat? Terapkan Strategi Digital Marketing Ini!
Pada dasarnya, strategi pemasaran digital sangat beragam. Setiap strategi memiliki keunggulan tersendiri yang akan membantumu meraih target penjualan dan meningkatkan omzet bulanan.
Agar lebih mudah, kamu bisa mencoba beberapa strategi yang paling sering digunakan berdasarkan artikel dari website marketingevolution berikut ini:
1. SEO
Search Engine Optimization (SEO) efektif mengoptimalkan penelusuran website di halaman pencarian Google.
Makin tinggi peringkat di mesin pencari, peluang menaikkan traffic website terbuka lebar. Bahkan, kamu bisa mengubah pengunjung website menjadi calon pelanggan.
SEO terbagi dua jenis, yakni On-Page dan Off-Page. Jika fokus SEO On-Page adalah penggunaan dan penempatan keyword di dalam halaman, maka SEO Off-Page berfokus pada faktor eksternal situs, utamanya link building.
Hal utama yang perlu kamu pahami mengenai penerapan SEO adalah bagaimana cara memilih dan menempatkan kata kunci di dalam artikel.
Kamu bisa menggunakan Keyword Tools dari Google untuk meriset kata kunci yang paling dicari oleh pengguna internet secara gratis.
Kata kunci tersebut nantinya dapat kamu gunakan untuk disebar di dalam artikel. Namun, pastikan bahwa artikel yang kamu buat menarik dan bermanfaat bagi pengunjung website.
2. Content Marketing
Di era modern ini, pembuatan content marketing harus dilakukan agar bisnis kamu maju dan mampu bertahan di tengah persaingan.
Content marketing merupakan strategi pemasaran dengan cara menciptakan dan mendistribusikan konten yang mampu menggambarkan bisnis kamu secara informatif.
Ada tiga syarat utama yang harus kamu penuhi untuk membuat content marketing, yakni relevan, penting, dan konsisten.
Berbekal ketiga syarat tersebut, kamu bisa menarik atensi calon pelanggan potensial dan memperbesar peluang meraih omzet sesuai target.
Content marketing yang menarik juga efektif menciptakan kedekatan dan hubungan kuat dengan pelanggan.
Content marketing sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu konten pengenalan, branding, dan penjualan.
Konten pengenalan biasanya berisi mengenai apa, siapa, serta bagaimana produk kamu menjadi solusi kebutuhan pelanggan. Konten branding fokus pada kesadaran merek, termasuk apa dan bagaimana produk kamu dapat membantu pelanggan.
Sementara konten penjualan berkaitan erat dengan alasan mengapa produk yang kamu tawarkan merupakan solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi pelanggan.
3. Copywriting
Jenis strategi digital marketing ini dapat membantu kamu mengoptimalkan kelebihan produk untuk menarik atensi dan minat beli calon pelanggan.
Lantaran konten copywriting harus berisikan kata-kata yang menjual, pembuatannya lebih sulit dibandingkan konten biasa.
Inilah mengapa kamu harus memahami lebih dulu tiga tahapan penting sebelum membuat konten copywriting, yakni:
Awareness (kesadaran) – memuat masalah dan bagaimana solusinya.
Consideration (pertimbangan) – berisikan hal-hal yang diinginkan oleh pelanggan terhadap produk yang kamu miliki.
Decision (keputusan) – harus bisa menggiring pelanggan untuk membeli produk. Di tahap ini kamu bisa menambahkan ulasan positif, testimoni, keunggulan, atau studi kasus yang dapat menghilangkan keraguan dan meyakinkan pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan.
Berbekal pemahaman mengenai tiga tahapan tersebut, kamu tidak akan kesulitan membuat konten copywriting yang dapat meningkatkan konversi.
4. Email Marketing
Email marketing tercatat sebagai salah satu strategi pemasaran digital yang efektif menjaring lebih banyak pelanggan.
Apabila dimanfaatkan dengan tepat, strategi ini dapat membantu memberikan informasi mengenai produk kepada pelanggan dan memperkuat relasi yang telah dibangun.
Meskipun tampak sepele, keberhasilan pemasaran menggunakan cara ini termasuk tinggi. Bahkan, WBR Digital menyatakan bahwa keberhasilan akuisisi pelanggan mencapai 81%.
Untuk mendapatkan hasil bagus, sebelum membuat email marketing kamu harus mengenali lebih dulu kebiasaan dan selera calon pelanggan.
Lakukan riset data pengguna untuk memudahkan kamu menetapkan target penjualan. Agar email marketing tepat sasaran, kelompokkan pelanggan berdasarkan usia, minat, dan lokasi.
Selain itu, pastikan bahwa promosi yang dikirim sesuai profil pelanggan.
(Achmad Syauqii Khumaini Fuadi)
Editor : Achmad RW