RadarJombang.id - Bulan ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan dibukanya langit pintu dan ditutupnya pintu neraka jahim.
Banyak amalan yang bisa dilakukan saat bulan kemuliaan ramadhan datang untuk menambah pahala di bulan Ramadan, salah satunmya qiyamul lail.
Qiyamul Lail, menjadi salah satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yang bisa dilakukan di bulan suci ini.
Qiyamul lail menurut para ahli fiqih yaitu menghabiskan malam meskipun hanya satu malam dengan salat atau dengan ibadah lainnya.
Ibadah lainnya yang dimaksud adalah membaca Al Quran atau zikir.
Berikut keutamaan melaksanakan qiyamul lail di bulan ramadan:
1. Kedudukan yang Mulia
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”(QS. Al-Isra:79)
Dan apabila ditafsirkan menurut Ibnu Katsir, pada ayat ini Allah menegaskan bahwasannya di hari kiamat, semua makhluk termasuk Tuhan yang menciptakan akan memuji seorang yang melakukan salat tahajud.
Sementara menurut Ibnu Jarir mengatakan, kedudukan mulia yang dimaksud adalah saat hari kiamat, memberikan syafaat bagi umat manusia dan akan dibebaskan dari kepedihan di hari kiamat.
2. Dikabulkan Doa dan Diampuni Dosanya
Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa di waktu subuh sampai menjelang subuh.
Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda,
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).
3. Salat Malam Merupakan Sunnah yang Paling Utama
Rasulullah SAW bersabda,
الصِيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ الله الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْد الفريضة، صلاةُ اللَّيْلِ
Artinya: "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik- baik salat setelah shalat fardlu adalah shalat malam" (HR. Muslim)
4. Ibadah yang Menjadi Ciri Khas Orang Salih
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَابُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيامَ اللَّيْلِ قُرْبَةً إلى الله، ومنْهَاةً عن الإثم. وتكفير للسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةً لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ
"Hendaknya kalian melakukan shalat malam, karena salat malam adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian, dan sesungguhnya salat malam mendekatkan kepada Allah, serta menghalangi dari dosa, menghapus kesalahan, dan menolak penyakit dari badan." (Sunan At-Tirmidzi: 3549)
Baca Juga: Baca Alquran Sebagai Sarapan Rohani Siswa
Menjadi ciri khas dikarenakan menjadi pembeda diantara orang shalih lainnya, maksudnya seperti sedekah atau kesetiakawanan hal tersebut merupakan orang salih yang non muslim sekalipun.
Sedangkan Salat malam hanya bisa dilakukan oleh umat muslim yang benar benar shalih.
Dari yang sudah disebutkan diatas masih banyak lagi keutamaan qiyamul lail di bulan Ramadan.
Dengan mengetahui beberapa keutamaan qiyamul lail semoga bisa dilaksanakan dan dijalankan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (mg9/riz)
Editor : Achmad RW