JOMBANG – Kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) untuk operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang tahun ini telah terpenuhi. Sebanyak 10 guru tambahan dan 19 tenaga kependidikan telah disiapkan menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada Senin (13/7).
’’Jumlah guru yang disiapkan sebanyak 10 orang dan sudah ditugaskan oleh Dinas Pendidikan. Mereka akan mulai bertugas pada 13 Juli,’’ kata Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang, Andik Minarto, kemarin.
Kebutuhan guru tambahan dipenuhi melalui penugasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Guru tersebut akan mengajar jenjang SD dan SMP.
seBaca Juga: Sekolah Rakyat Jombang Resmi Dimulai 14 Juli, Gedung Baru Sudah 91 Persen Rampung
Selain guru, sebanyak 19 tenaga kependidikan juga telah ditugaskan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang untuk mendukung operasional sekolah.
’’Kebutuhan guru SD dan SMP disiapkan oleh Dinas Pendidikan Jombang, sedangkan guru SMA sudah terpenuhi dari guru yang ada,’’ terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, mengatakan tim transisi Sekolah Rakyat terus mematangkan berbagai persiapan menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.
Salah satu fokus persiapan, pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik. ’’Seluruh kebutuhan guru telah tersedia sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan sesuai jadwal,’’ ungkapnya.
Pembukaan tahun ajaran baru Sekolah Rakyat dijadwalkan pada 13 Juli 2026. Selanjutnya, para siswa akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai 14 Juli. (ang/jif)
Editor : Anggi Fridianto